Insiden di Pantai Wediawu Jadi Sorotan, Disparbud Malang Panggil Pengelola Wisata
Wiwit Purwanto May 07, 2026 10:32 PM

 

SURYA.CO.ID MALANG - Dinas Pariwisata Kabupaten Malang akan mengumpulkan pengelola wisata pantai Malang selatan untuk dilakukan pembinaan. 

Pemanggilan ini buntut dari kurangnya keamanan pada penginapan di Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Kemarin, Selasa (5/5/2026) dini hari terjadi insiden perusakan kendaraan milik wisatawan asal Surabaya oleh sekelompok orang tak dikenal.

Saat itu mereka menginap di sebuah penginapan atau cottage milik swasta. 

Berdasarkan penelusuran dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, penginapan tersebut belum melengkapi perizinan. 

Baca juga: Perizinan Tak Lengkap, Penginapan di Pantai Wediawu Malang Dilarang Beraktivitas

Saat ini mereka hanya mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB). 

Penginapan Tidak Memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP)

Menurut Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang insiden ini terjadi karena penginapan tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). 

Sehingga minim pengamanan dari pihak pengelola pada penginapan tersebut. 

Upaya untuk menghindari adanya kejadian serupa di kemudian hari, Firmando mengatakan akan mengumpulkan pengelola Pantai Malang Selatan.

Sampai saat ini, tercatat sebanyak 33 titik pantai yang terdapat pengelolanya. 

Baca juga: Pantai Karanggongso Surga Tersembunyi Di Trenggalek, Bikin Betah Pengunjung

"Kemarin sebelum libur lebaran kita coba mengundang 33 pengelola pantai, yang datang itu ada 27 pengelola. Nanti kami berencana untuk mengumpulkan kembali untuk pembinaan terkait perizinan," kata Firmando. 

"Artinya petugas keamanan dari pengelola wisata ini harus jelas, SOP-nya harus jelas. Nah ini pentingnya perizinan yang mengatur SOP," sambungnya. 

Di sisi lain, Disparbud Kabupaten Malang juga berkoordinasi dengan Satpol PP, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Tirtoyudo agar meningkatkan partisipasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). 

"Satlinmas itu memantau pergerakan wisatawan di daerahnya, termasuk apabila ada gerombolan masyarakat yang tidak jelas, dan tidak teridentifikasi agar melakukan pelarangan," tukas Mantan Kepala Satpol PP Kabupaten Malang.(isn)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.