Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku
POS-KUPANG. COM, OELAMASI - Sebanyak 93 mahasiswa Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Kupang resmi memulai Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Mahasiswa tersebut diterima langsung Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, dalam kegiatan penerimaan mahasiswa KKN Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Desa Noelbaki, Kamis (7/5/2026).
Program KKN tersebut akan berlangsung selama 40 hari, mulai 7 Mei hingga 4 Juni 2026, dengan fokus pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat berbasis keluarga dan komunitas.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kupang di wilayah Kabupaten Kupang.
Baca juga: Poltekkes Kemenkes Kupang Bekali Mahasiswa Lewat LDK, Tekankan Integritas dan Jiwa Visioner
Menurutnya, pelaksanaan KKN menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam mendukung pembangunan kesehatan, khususnya penguatan pelayanan kesehatan primer di masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Kupang menyambut baik kegiatan KKN dari Poltekkes Kemenkes Kupang di wilayah Kabupaten Kupang. Ini merupakan bagian dari upaya nyata mendukung pembangunan kesehatan, khususnya peningkatan derajat kesehatan masyarakat berbasis keluarga dan komunitas,” kata Aurum.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan puskesmas, tenaga kesehatan, serta keterlibatan aktif masyarakat.
Aurum menilai, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap program kesehatan yang sedang dijalankan pemerintah.
“Kegiatan ini diharapkan memperkuat upaya promotif dan preventif melalui pendekatan keluarga dan komunitas. Pendekatan keluarga merupakan kunci dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aurum mengatakan kegiatan KKN juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami langsung dinamika kehidupan sosial masyarakat sebelum menyelesaikan pendidikan.
Ia berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan momentum tersebut sebagai pengalaman awal memasuki dunia kerja dan pengabdian.
“Nanti setelah selesai kuliah, kalian akan menghadapi dunia yang sangat baru. KKN ini membantu sebagai langkah pertama memahami pola kehidupan dalam masyarakat. Yang diharapkan tentu ada hasil nyata yang diterima masyarakat, terutama transfer ilmu yang berguna,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kupang, Florentianus Tat, mengatakan kegiatan KKN merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar memahami persoalan kesehatan masyarakat secara langsung di lapangan.
Ia menambahkan, kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kupang menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat, sekaligus membentuk lulusan tenaga kesehatan yang siap terjun di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dr Imelda Sudarmaji, Camat Kupang Tengah Yuni Padja, serta Kepala Desa Noelbaki Oktovianus Logo Buke. (nov)