Lay’s Hadirkan Pengalaman Nobar Piala Dunia 2026 dengan Kartu Panini Eksklusif
Mochamad Dipa Anggara May 07, 2026 11:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, SENAYAN - PepsiCo Indonesia memanfaatkan momentum FIFA World Cup 2026 yang akan dihelat pada Juni 2026 untuk memperkuat penetrasi pasar makanan ringan di Indonesia melalui produk keripik kentang Lay’s.

Strategi tersebut dilakukan lewat kolaborasi global Lay’s sebagai Official Sponsor FIFA World Cup 26™ yang diharapkan mampu mendongkrak penjualan sekaligus memperluas kedekatan konsumen, khususnya penggemar sepak bola.

Melalui kolaborasi ini, Lay’s menghadirkan kemasan spesial FIFA World Cup Edition yang menampilkan ikon sepak bola dunia seperti Lionel Messi dan David Beckham.

Selain itu, perusahaan juga menggulirkan program koleksi kartu resmi Panini FIFA World Cup 26™ guna meningkatkan daya tarik produk di pasar ritel modern.

Senior Marketing Manager PepsiCo Indonesia Hanussa Hamzah, mengatakan sepak bola memiliki basis penggemar yang sangat besar di Indonesia dan menjadi momentum strategis bagi perusahaan untuk memperkuat posisi merek di pasar makanan ringan.

“Melalui partnership Lay’s dengan FIFA World Cup 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang lebih seru dan berkesan. Lay’s hadir bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi bagian dari momen kebersamaan masyarakat saat menonton pertandingan,” ujar Hanussa saat konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Program promosi tersebut dijalankan melalui jaringan ritel modern seperti Alfamart, Alfagift, Alfamidi, Lawson, dan Midi Kriing.

Kartu Panini edisi terbatas FIFA World Cup 26™

Konsumen yang membeli produk PepsiCo seperti Lay’s, Cheetos, dan Doritos senilai Rp50.000 berkesempatan memperoleh kartu Panini edisi terbatas FIFA World Cup 26™.

Kartu Panini edisi terbatas FIFA World Cup 26™
Konsumen yang membeli produk PepsiCo seperti Lay’s, Cheetos, dan Doritos senilai Rp50.000 berkesempatan memperoleh kartu Panini edisi terbatas FIFA World Cup 26™.

Strategi bundling produk dengan collectible item ini dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan frekuensi pembelian konsumen, terutama di tengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia.

"Selain mendorong penjualan, langkah ini juga memperkuat loyalitas konsumen melalui pengalaman interaktif," ungkap Hanussa.

World Cup Watch Party Experience

Selain itu, lanjut Hanussa, PepsiCo Indonesia juga menyiapkan program World Cup Watch Party Experience untuk memperkuat aktivasi merek secara langsung kepada konsumen. 

"Aktivitas nonton bareng tersebut dirancang untuk membangun keterlibatan emosional konsumen dengan produk selama momentum turnamen berlangsung," ujarnya.

Sementara, Director of Corp Comm Government Affairs and Sustainability PepsiCo Indonesia Gabrielle Angriani Johny menyebutkan, dari sisi pasar, Indonesia dinilai menjadi target potensial karena memiliki basis penggemar sepak bola terbesar di Asia Tenggara dengan sekitar 165 juta penggemar. 

"Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi industri makanan ringan untuk memanfaatkan momentum olahraga global sebagai pendorong konsumsi domestik," ucapnya.

Senada dengan Gabrielle, General Manager Alfamart Said Yusni, mengatakan kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat sekaligus mendongkrak trafik belanja di jaringan toko ritel modern.

“Kami berharap program ini dapat menyemarakkan euforia Piala Dunia di Indonesia langsung dari toko-toko kami yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Di sisi lain, Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana atau Coach Justin menilai budaya nonton bareng di Indonesia telah menjadi tradisi sosial yang erat dengan konsumsi camilan.

“Yang bikin seru bukan cuma pertandingannya, tapi kebersamaan sosialnya. Kehadiran camilan seperti Lay’s sudah menjadi bagian dari pengalaman tersebut,” tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.