Renungan Harian Katolik Jumat 8 Mei 2026, "Tuhan Memilih dan Aktif Mengasihi Kita"
Eflin Rote May 08, 2026 09:29 AM

Renungan Harian Katolik
Jumat 8 Mei 2026
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
Pesta Bunda Maria Pengantara Rahmat
TUHAN MEMILIH DAN AKTIF MENGASIHI KITA
(Kis. 15:22-31; Mzm. 57:8-9.10-12; Yoh. 15:12-17)

"Inilah perintah-Ku kepadamu: kasihilah seorang akan yang lain." (Yoh. 15:17)

Dalam mewujudkan misi Allah menyelamatkan manusia, Yesus tidak hanya  aktif memilih kita tetapi juga sangat aktif dalam mengasihi kita.

Selain giat  mengajar dan mewartakan Injil Kabar Sukacita, Ia menampakkan keagungan kerahiman Allah secara konkrit dalam misi-Nya.

Secara sangat menakjubkan Ia mengundang orang-orang sederhana, fakir miskin, kaum kecil yang disepelekan, para pendosa untuk mengalami kasih dan kerahiman Allah yang tak terbatas.

Yesus sama sekali tidak setuju dengan dosa mereka, namun ruang keselamatan selalu terbuka bagi setiap orang yang mau bertobat. Manusia tak pernah sempurna dalam hidupnya. 

Transformasi hidup berlangsung terus melalui daya ilahi kasih Yesus yang luar biasa. Menyadari diri sebagai makhkuk berdosa yang mendambakan rahmat pertobatan dan keselamatan maka Tuhan Yesus hadir di antara kita sebagai utusan Bapa-Nya untuk memilih kita, mentransformasi diri kita agar layak menjadi pengikut-Nya.

Oleh kuasa ilahi Bapa-Nya kita ditarik dekat kepada Yesus, bergaul akrab bahkan menjadi sahabat-sahabat karib-Nya. Yesus aktif mengasihi kita hingga mencapai puncaknya dalam kematian-Nya di Golgota. Ia rela serahkan nyawa demi keselamatan kekal para sahabat-Nya.

Oleh sumber daya kebangkitan-Nya kita ditatar oleh Roh Kudus mewarisi cinta kasih-Nya dengan menjadi aktor kasih bagi sesama. 

Perintah-Nya serentak menjadi undangan untuk hidup saling mengasihi seperti Ia sendiri mengasihi tanpa batas. Ia memanggil dan memilih kita dari pelbagai latar belakang hidup untuk memberi kesaksian kepada dunia dalam cara hidup saling mengasihi.

Kerajaan-Nya adalah kerajaan kasih. Melalui cara hidup saling memaafkan, saling mengampuni, rela memberi waktu dan perhatian, saling berbagi berkat satu dengan yang lain, karajaan kasih ini terus bertumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu.

Singkatnya, hanya karena rahmat cinta kasih inilah Kerajaan Allah terus meluas dari abad ke abad. Kepada kita sahabat-sahabat-Nya, Tuhan Yesus membuka rahasia besar kehidupan dan keselamatan. Dalam kebhinekaan oleh spirit cinta kasih, kita dimampukan hidup basudara dalam persekutuan orang-orang beriman yang rukun dalam Kristus Yesus Tuhan kita.

Sudah sejak permulaan Roh Kudus membimbing murid-murid untuk secara arif mengatasi setiap persoalan yang memecah belah.

Roh memberi pencerahan agar tetap fokus dan terarah pada keselamatan sesuai kehendak Allah. Hal pokok iman yang mesti dipegang ialah Kristus dan Roh Kudus. Sebab karya keselamatan itu bersifat umum, lintas teritorial, bangsa, negara, suku dan budaya.

Setiap orang dari manapun yang terbuka hati menerima dan percaya pada Yesus harus dihornati harkat martabatnya, entah bersunat atau tidak bersunat.

Terhadap masalah sunat yang menimpa orang-orang kristen awal, tercapailah hasil dalam konsili Yerusalem demikian, "Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban daripada yang  perlu, ..." (Kis. 15:28). Keputusan penting ini membawa sukacita karena isinya sangat menghibur.

Pemazmur menanggapi dalam madahnya, "Tuhan, aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa.

Sebab kasih setia-Mu menjulang setinggi langit, dan kebenaran-Mu setinggi awan-gemawan. Bangkitlah mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu meliputi seluruh bumi!" (Mzm. 57:10-12).

Dalam Diri Yesus, Allah mengasihi kita terus-menerus.  Sebagai sahabat-sahabat-Nya, pembantu-pembantu-Nya cinta kasih-Nya menjiwai kita selamanya.

Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Jumat/Pekan V Paskah/A/II, 080526)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.