Laporan Arie Puji Waluyo
TRIBUNNEWSDEPOKCOM, JAKARTA – Setelah sempat menghebohkan publik dengan unggahan jualan emas murah di akun Instagram @ahmaddhaniofficial pekan ini, musisi Ahmad Dhani akhirnya mengambil langkah hukum tegas.
Melalui kuasa hukumnya, pentolan Dewa 19 tersebut resmi melaporkan kasus akses ilegal ini ke Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026) malam.
Langkah ini diambil menyusul fakta bahwa aksi peretasan tersebut bukan sekadar iseng, melainkan telah memakan korban dengan kerugian total mencapai puluhan juta rupiah.
Baca juga: Akun Instagram Ahmad Dhani Diretas, Pelaku Diduga Orang Bayaran
Laporan tersebut diterima polisi dengan nomor register LP/B 1816/V/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.
Tiga Korban Tertipu Hingga Rp60 Juta
Pihak Ahmad Dhani mengonfirmasi bahwa selama masa peretasan yang terjadi pada Selasa (5/5/2026), pelaku berhasil mengelabui sejumlah pengikut akun centang biru tersebut.
Kuasa hukum Dhani, Aldwin Rahadian, memaparkan bahwa setidaknya sudah ada tiga orang yang melapor karena merasa tertipu modus jual beli emas murah.
"Ada yang DM mas Dhani minta pertanggungjawaban. Ada tiga orang dengan total kerugian Rp 60 juta," ungkap Aldwin Rahadian saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026).
Rincian aliran dana yang telah dikirimkan korban pun mulai terkuak. "Sudah ada yang transfer Rp 40 juta, Rp 20 Juta, dan satu lagi saya lupa. Cuma takut salah nanti biar polisi yang selidiki," tambahnya.
Jejak Pelaku: Terlacak di Indonesia Timur dan Diduga Residivis
Perkembangan terbaru dalam kasus ini menunjukkan titik terang mengenai siapa sosok di balik layar. Berdasarkan pelacakan awal, pelaku diketahui berada di wilayah luar Pulau Jawa dan merupakan pemain lama dalam kasus serupa.
"Laporan sudah diterima. Pelaku terakhir ada di wilayah Indonesia Timur," kata Aldwin. "Pelakunya diketahui dia residivis kasus yang sama ya."
Meski sudah mengantongi informasi identitas, pihak Dhani memilih menyerahkan proses perburuan sepenuhnya kepada penyidik.
"Cuman kita kan belum pasti nih, biar nanti kepolisian yang kemudian melakukan proses penyelidikan dan penyidikan, mudah-mudahan pelakunya bisa kemudian mempertanggungjawabkan dan ketemulah begitu," ujarnya.
Soroti Keamanan Akun Pejabat Negara
Mengingat status Ahmad Dhani yang kini juga merupakan anggota DPR RI, peretasan terhadap akun verified ini dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan informasi publik. Pihak Dhani pun memberikan peringatan keras kepada pihak platform dan pemerintah.
"Nah ini yang kemudian harus menjadi perhatian kita semua dan Kementerian Komdigi, ya. Harus mewanti-wanti Meta, bahwa yang namanya akun yang verified apalagi milik pejabat negara, tidak seharusnya itu bisa diretas, ya kan? Ini bahaya juga," tegas Aldwin.
Pelaporan ini ditegaskan sebagai bentuk tanggung jawab moril Ahmad Dhani agar namanya tidak lagi disalahgunakan untuk menipu masyarakat.
"Mas Dhani dan saya sebagai kuasa hukumnya itu punya tanggung jawab moril bahwa ini harus diusut tuntas. Dan benar-benar bahwa akun dalam masa peretasan itu betul-betul memang di-hack, ya," pungkasnya.