TRIBUNNEWS.COM - Vinicius Junior akan jadi pemimpin Real Madrid di lapangan pertandingan melawan Barcelona dalam El Clasico Liga Spanyol akhir pekan ini di Camp Nou, Senin (11/5/2026) pukul 02.00 WIB.
Pertandingan penentuan bagi Barcelona jika ingin mengakhiri musim lebih awal untuk menyegel gelar juara Liga Spanyol atas seteru abadi mereka, Real Madrid.
Akibat gejala tersebut, Valverde perlu beristirahat selama 10 sampai 14 hari sesuai dengan protokol medis tim.
Sementara itu, klub putih berjuluk Los Blancos itu juga masih memproses permasalahan kedua pemain tersebut yang nantinya aakan mendapatkan tindakan disipliner.
"Menyusul insiden yang terjadi pagi ini (Rabu) selama sesi latihan tim utama, Real Madrid telah memutuskan untuk membuka proses disipliner terhadap Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni," bunyi pernyataan klub Real Madrid.
"Klub akan memberikan informasi terbaru mengenai hasil dari kedua proses tersebut setelah prosedur internal terkait selesai."
Ini akan menjadi momen pertama bagi Vinicius Junior menjadi kapten Real Madrid setelah pertandingan melawan Real Sociedad di leg pertama semifinal Copa del Rey pada 26 Februari 2025 lalu.
Hasil imbang sejatinya sudah cukup bagi Barcelona untuk mempertahankan gelar Liga Spanyol sekaligus memastikan Real Madrid tanpa gelar dalam dua musim beruntun.
Selisih 10 poin antara kedua tim di papan klasemen Liga Spanyol dengan 3 pertandingan yang tersisa adalah alasannya.
Oleh karena itu, mau tidak mau Real Madrid harus mengalahkan Barcelona jika ingin menjaga peluang juara, terlepas dari hasil pertandingan yang tersisa musim ini.
Menurut penyerang Barcelona Dani Olmo, Real Madrid akan bermain agresif demi meraih kemenangan.
Namun tentunya, tim asuhan Hansi Flick tidak membiarkan hal itu terjadi.
Musim lalu Barcelona sukses menggagalkan peluang juara Real Madrid di kompetisi lokal, tak terkecuali untuk musim ini.
"Ini adalah E Clasico. Kami memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar dan merebutnya dari Real Madrid. Ini adalah sesuatu yang tidak sering terjadi," ucap dani Olmo kepada TV3, dilansir Barca Blaugrana.
"Dua tahun ini kami memiliki kesempatan untuk meraih Piala Super Spanyol, Copa del Rey, dan sekarang Liga Spanyol, dalam pertandingan yang sama, ini adalah kesempatan untuk terus membuat sejarah dengan tim, dan kami ingin memanfaatkannya."
"Kami memperkirakan Real Madrid akan bermain agresif, mereka tidak punya apa-apa untuk kalah dan akan berjuang untuk memenangkan segalanya," tambahnya.
Jika gagal menang, Real Madrid akan menyaksikan Barcelona merayakan keberhasilan juara Liga Spanyol musim ini.
"Saya rasa mereka juga tidak ingin kami menang dan merayakan gelar Liga Spanyol di pertandingan hari Minggu nanti," tutupnya.




















(Tribunnews.com/Sina)