TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Salah satu korban selamat dalam kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki minyak di Karang Jaya, Musi Rawas Utara (Muratara), Ngadiono (44), tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 11.40 WIB.
Korban sebelumnya diberangkatkan dari RSUD Rupit sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan helikopter milik Polri.
Ngadiono yang mengalami luka bakar cukup serius di bagian tubuh dan wajah tiba dengan pengawalan dokter dan perawat RS Bhayangkara Mohammad Hasan.
Saat dievakuasi, korban masih menggunakan alat bantu medis seperti infus dan oksigen.
Meski terlihat sadar, korban diduga masih mengalami trauma akibat peristiwa kecelakaan tersebut.
“Tolong bantu kasih jalan, pasien mau dibawa ke ruang inap atas,” ujar salah seorang perawat di RS Bhayangkara Mohammad Hasan.
Baca juga: Tangis Haru Ayah Korban Bus ALS Asal Bogor saat Jalani Tes DNA, Berharap Hasil Segera Keluar
Baca juga: Bangkai Bus ALS dan Truk Tangki yang Kecelakaan dan Hangus Terbakar di Muratara Jadi Sorotan Warga
Sebelumnya, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara Mohammad Hasan, Kombes Pol dr Budi Susanto, mengatakan ada tiga korban selamat yang dirawat di RSUD Rupit dan akan dievakuasi ke Palembang.
Ketiga korban tersebut yakni Ngadiono (44) warga Pati, Jawa Tengah, Jumiatun (35), dan M Tarul (31).
“Dievakuasi melalui udara dan jalur darat. Pertimbangannya apakah kondisi pasien cukup transportable untuk dipindahkan atau dievakuasi. Pasien memerlukan perawatan dan pengobatan yang lebih invasif dan lebih lanjut,” katanya.
Selain penanganan korban selamat, RS Bhayangkara juga terus melakukan proses identifikasi korban meninggal dunia.
“Saat ini sudah 11 sampel korban yang diambil, sedangkan lima lainnya masih menunggu keluarga hadir,” ujarnya.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com