Bocah SD Tewas Akibat Tiru Freestyle Gim yang Viral di Medsos, Leher Patah
Reny Fitriani May 08, 2026 05:19 PM

Tribunlampung.co.id - Bocah SD di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat tewas akibat menirukan gerakan freestyle di game online dan media sosial.

Korban diduga mengalami patah leher.

Kepala Kepolisian Sub Sektor (Kapolsubsek) Lenek, Ipda Alam Prima Yogi mengatakan, korban bernisial HIW masih duduk di kelas satu.

 "Korban meninggal dunia Minggu (3/5/2026) lalu, tetapi kami baru mendapat informasinya. Korban meninggal setelah melakukan aksi freestyle yang viral di media sosial itu," ujar Yogi saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).

Korban sempat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB dan menjalani operasi karena mengalami patah di bagian leher.

"Sempat pulang, tetapi baru dua hari di rumah korban kembali mengalami sakit dan kembali dibawa ke RSUP NTB, namun nyawanya tak bisa diselamatkan," terangnya.

Baca Juga: Guru Honorer Culik Bocah SD, Ngaku Kenal Korban Lewat Aplikasi Kencan

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan, bahwa kejadian ini harus menjadi pelajaran penting dan perhatian serius semua pihak, terutama guru dan orang tua.

"Jadi harus ada pengawasan, di sisi lain orang dewasa yang melihat aksi anak-anak itu harus mengingatkan bahwa apa yang mereka lakukan itu berbahaya," kata Joko.

Ia mengingatkan bahwa anak-anak harus didampingi oleh profesional jika memang ingin berlatih freestyle ekstrem. 

Sebab, melarang anak untuk tidak melakukan sesuatu bukanlah solusi yang tepat.

Lebih baik mengarahkan mereka untuk melakukan hal semacam itu dengan pengawasan ketat dari orang yang sudah terlatih.

Ia mengingatkan semua pihak, baik orang tua, guru maupun warga di lingkungan sekitar, juga harus mengawasi anak-anak saat mengonsumsi media sosial, karena itu penting, jangan sampai lalai melakukan pengawasan, mengingat aksi-aksi itu terjadi karena mereka mencontoh apa yang mereka lihat di media sosial. 

Sumber: TribunJateng.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.