Dikbud Rejang Lebong Targetkan Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah
Hendrik Budiman May 08, 2026 07:54 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rejang Lebong menargetkan tidak ada lagi anak putus sekolah di Kabupaten Rejang Lebong pada masa mendatang.

Berdasarkan data laporan yang dihimpun dari masing-masing sekolah selama setahun terakhir, tercatat ada ratusan anak yang tidak melanjutkan pendidikan atau putus sekolah dengan berbagai alasan.

Mulai dari karena ekonomi, ikut keluarga berkebun bahkan ada yang menikah serta berbagai alasan lainnya. 

Untuk itu, kedepannya ini menjadi salah satu perhatian serius bagi dunia pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong.

Kepala Disdikbud Rejang Lebong, Zakaria Effendi mengatakan, persoalan anak putus sekolah menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama dalam momentum Hardiknas tahun ini.

Menurut Zakaria, pihaknya berharap ke depan tidak ada lagi anak-anak di Rejang Lebong yang berhenti sekolah, khususnya karena faktor ekonomi.

“Harapan kita ke depan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah. Apalagi kalau alasannya karena ekonomi,”sampai Zakaria saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com pada Jumat (8/5/2026).

Pemerintah daerah siap membantu memfasilitasi anak-anak yang ingin kembali melanjutkan pendidikan, terutama ke sekolah negeri baik dari jenjang sekolah dasar maupun hingga jenjang sekolah menengah atas.

Sebab, pendidikan di sekolah negeri saat ini tidak dipungut biaya sehingga peluang untuk kembali sekolah masih terbuka.

Baca juga: Pemkab Rejang Lebong Buka Pengaduan Dugaan Pungli hingga Pencatutan Nama Plt Bupati

“Kalau ada anak yang putus sekolah karena faktor ekonomi, silakan dilaporkan atau disampaikan kepada kami. Nanti akan kita bantu supaya bisa melanjutkan sekolah lagi,”ujarnya.

Namun demikian, Disdikbud menegaskan bantuan dan fasilitasi tersebut tetap harus dibarengi dengan kemauan dari anak yang bersangkutan untuk kembali belajar.

Menurut Zakaria, pihaknya siap membuka peluang dan memberikan pendampingan agar anak-anak tersebut bisa kembali mendapatkan hak pendidikan.

“Yang penting memang ada kemauan dari anak itu sendiri untuk melanjutkan sekolah. Kita siap fasilitasi dan peluang itu ada,”katanya.

Sekolah Diminta Aktif Cari Anak Putus Sekolah

Selain itu, Disdikbud Rejang Lebong juga meminta pihak sekolah lebih aktif memperhatikan kondisi pendidikan di lingkungan sekitar masing-masing.

Sekolah diminta tidak hanya menunggu laporan, tetapi ikut melakukan pendataan apabila menemukan anak yang berhenti sekolah.

Pihak sekolah juga diminta melakukan pendekatan secara langsung kepada keluarga anak yang putus sekolah agar mereka dapat kembali melanjutkan pendidikan.

“Kita minta sekolah aktif di lingkungan sekitarnya. Kalau ada anak putus sekolah, lakukan pendekatan kepada keluarganya supaya anak itu bisa kembali bersekolah,”jelasnya.

Menurutnya, keterlibatan sekolah, keluarga dan lingkungan sekitar sangat penting untuk menekan angka putus sekolah di Rejang Lebong.

Pendidikan Dinilai Sangat Penting untuk Masa Depan Anak

Bangku pendidikan memiliki peran penting bagi masa depan anak-anak. Sehingga pihaknya mengajak seluruh masyarakat ikut peduli terhadap persoalan putus sekolah.

Ia juga meminta pihak sekolah, pemerintah desa hingga masyarakat dapat bersama-sama memberikan perhatian apabila menemukan anak yang berhenti sekolah.

“Pendidikan ini sangat penting untuk masa depan anak-anak kita. Jadi kalau ada yang putus sekolah, mari sama-sama kita bantu supaya bisa kembali mengenyam bangku pendidikan,”pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.