BPSDM Hukum Bersama Pimti Perempuan Indonesia Dorong Kolaborasi dan Pemberdayaan Perempuan
bisnistribunjabar May 08, 2026 08:33 PM

TRIBUNJABAR.ID - DEPOK - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum Kementerian Hukum bersama Pimti Perempuan Indonesia menggelar pelatihan dasar ecoprint di Auditorium Pengayoman Pancasila, Jumat 08 Mei 2026, sebagai upaya memperkuat kolaborasi, kreativitas, dan pemberdayaan perempuan melalui pengembangan keterampilan produktif.

Kegiatan diawali dengan jalan santai bersama dan diikuti para anggota Pimti Perempuan Indonesia, pejabat kementerian/lembaga, serta Dharma Wanita Persatuan.

Kepala BPSDM Hukum Gusti Ayu Putu Suwardani mengatakan, pelatihan ecoprint merupakan bentuk komitmen BPSDM Hukum bersama Pimti Perempuan Indonesia dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dan bermanfaat bagi perempuan Indonesia. Menurut dia, keterampilan seperti ecoprint tidak hanya bernilai kreatif, tetapi juga memiliki potensi pemberdayaan ekonomi di masyarakat.

“Pelatihan ecoprint ini diharapkan menjadi bagian dari kegiatan yang berkelanjutan dan dapat memberi manfaat, termasuk sebagai bekal keterampilan produktif bagi ibu-ibu di lingkungan masing-masing,” ujar Gusti Ayu dalam sambutannya.

Ketua Presidium Pimti Perempuan Indonesia Fajarini Puntodewi menegaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah kolaborasi dan penguatan karya nyata perempuan. Ia menyebut pengembangan keterampilan kreatif dapat menjadi penggerak ekonomi di lingkungan sekitar, khususnya melalui dukungan terhadap UMKM perempuan.

“Tidak hanya saling berkumpul, tetapi juga berkarya. Kemampuan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat menggerakkan lingkungan sekitar dan membuka peluang usaha yang menjanjikan,” kata Fajarini.

Pelatihan yang menghadirkan instruktur dari Asosiasi Ecoprint Indonesia itu menjadi bagian dari penguatan kapasitas dan jejaring antarpimpinan perempuan lintas kementerian dan lembaga. Selain mendorong gaya hidup sehat dan produktif, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membuka peluang ekonomi kreatif berbasis keterampilan ramah lingkungan.

Ia menambahkan, Pimti Perempuan Indonesia secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas, mulai dari edukasi investasi, seminar kesehatan, kegiatan sosial, hingga pelatihan keterampilan kreatif. Sejumlah program sebelumnya bahkan berkembang menjadi aktivitas produktif yang bernilai ekonomi bagi para peserta.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu diawali dengan registrasi peserta dan jalan santai mengelilingi kawasan BPSDM Hukum, dilanjutkan pembukaan dan sesi pelatihan ecoprint hingga siang hari. Rangkaian acara dirancang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun semangat hidup sehat dan produktif di kalangan perempuan pemimpin.

Melalui kegiatan tersebut, BPSDM Hukum bersama Pimti Perempuan Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, dan kolaboratif. Penguatan kapasitas perempuan melalui keterampilan berbasis kreativitas dan keberlanjutan dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi yang inklusif.

Merespons inisiatif inspiratif dalam pengembangan kapasitas dan pemberdayaan perempuan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap program-program berbasis ekonomi kreatif.

"Kami di lingkungan Kanwil Kemenkum Jabar sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah kolaboratif BPSDM Hukum bersama Pimti Perempuan Indonesia dalam menyelenggarakan pelatihan ecoprint ini. Kegiatan ini merupakan wujud nyata pemberdayaan yang tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang ramah lingkungan bagi kaum perempuan. Di Jawa Barat, potensi UMKM dan ekonomi kreatif yang digerakkan oleh para perempuan sangatlah massif”. 

“Kami berharap semangat kebersamaan dan keterampilan produktif seperti ini dapat terus ditularkan hingga ke jajaran wilayah, sehingga mampu mewujudkan sosok perempuan yang mandiri, berdaya saing, dan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan keluarga serta masyarakat di Tatar Pasundan," tegas Asep Sutandar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.