Babak Belur oleh Wakil Asia, Personel Tim Debutan Piala Dunia 2026 Ingin Ditangani Pelatih Lama
Beri Bagja May 08, 2026 08:33 PM

RICARDO MAKYN/AFP
Awak timnas Curacao dilaporkan berharap kembali dilatih Dick Advocaat dalam debutnya di Piala Dunia 2026.

BOLASPORT.COM - Hanya sebulan jelang Piala Dunia 2026, salah satu tim peserta masih saja diguncang isu pergantian pelatih.

Kontestan tersebut ialah timnas Curacao, yang bersiap melakoni debut pada turnamen terakbar garapan FIFA.

Negara asal Kepulauan Karibia ini sedang menghadapi rumor pergantian pelatih yang diinginkan pemain serta sponsor utamanya, maskapai penerbangan Corendon.

Curacao baru menjalani dua pertandingan di bawah asuhan Fred Rutten. Ia ditunjuk menukangi tim pada 23 Februari 2026.

Rutten meneruskan pekerjaan yang ditinggalkan pelatih kawakan Dick Advocaat setelah mengundurkan diri.

Advocaat melepaskan jabatannya dengan alasan memilih fokus untuk ikut merawat putrinya yang menderita sakit.

Hanya tiga bulan ditinggalkan, para pemain Curacao diberitakan meminta manajemen untuk menunjuk kembali Advocaat.

Pelatih timnas Belanda di Piala Dunia 1994 dan Piala Eropa 2004 itu adalah sosok yang berjasa meloloskan Curacao ke pentas sepak bola termegah.

Leandro Bacuna dkk lolos sebagai pemuncak klasemen Grup B putaran ketiga kualifikasi Zona CONCACAF.

Walhasil, mereka bersiap membukukan rekor sebagai negara terkecil yang tampil di Piala Dunia dalam segi populasi penduduk (sekitar 155 ribu jiwa).

Advocaat dirindukan karena sentuhannya dianggap berhasil memotivasi dan meningkatkan performa tim.

Pria 78 tahun itu berpeluang ditarik kembali ke Karibia setelah kondisi putrinya membaik.

Adapun suksesornya, Rutten, langsung ditampar realitas dalam dua pertandingan pertamanya di balik kemudi Curacao.

Pada ajang FIFA Series 27-31 Maret lalu, The Blue Wave digilas dua tim konfederasi Asia dalam tur laga persahabatan ke Australia.

Mereka dihajar China, yang tidak lolos ke Piala Dunia 2026, dengan skor 2-0.

Kemudian saat menghadapi sesama peserta Piala Dunia, Australia, Curacao babak belur karena menyerah telak 1-5.

Kabarnya, rentetan hasil tersebut memunculkan keraguan para personel hingga kubu Corendon bahwa timnas Curacao akan tampil positif di Piala Dunia.

Dick Advocaat meloloskan timnas Curacao ke Piala Dunia 2026.
TOM BODE/AFP
Dick Advocaat meloloskan timnas Curacao ke Piala Dunia 2026.

Respons Federasi

Menyikapi rumor ini, Federasi Sepak Bola Curacao (FFK) mengadakan rapat darurat.

Mereka mengeluarkan respons dengan mengonfirmasi jabatan Rutten serta membantah peluang Advocaat kembali - setidaknya untuk saat ini.

"Pengambilan keputusan di FFK tidak hanya didasarkan pada keinginan para pemain dan sponsor, melainkan juga diatur dalam statuta," kata Presiden FFK, Gilbert Martina, dikutip BolaSport.com dari De Telegraaf, Jumat (8/5/2026).

"Penunjukan dan pemberhentian pelatih tim nasional merupakan tanggung jawab dewan pengurus."

"Setiap dewan asosiasi harus bertindak sesuai kerangka hukum yang ditetapkan dalam statuta. Hal itu juga berlaku di KNVB (Asosiasi Sepak Bola Belanda), DFB (Jerman) dan FFK."

"Fred Rutten ditunjuk sebagai pelatih nasional setelah kepergian Dick Advocaat pada Februari 2026, dan Fred akan mewakili Curacao sebagai pelatih selama Piala Dunia," tegasnya.

Jika tak ada perubahan sampai turnamen dimulai, peluang Advocaat memecahkan rekor sebagai pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia dipastikan hangus.

Ia berusia 78 tahun, sementara rekor yang bertahan sekarang masih tercatat atas nama Otto Rehhagel.

Rehhagel berumur 72 tahun ketika menukangi timnas Yunani di Piala Dunia 2010.

Rutten memiliki waktu dua pertandingan lagi guna meyakinkan fan bahwa pasukannya siap tampil di Piala Dunia bukan sebagai pelengkap.

Curacao akan menghadapi Skotlandia (30/5/2026) dan Aruba (6/6/2026) dalam partai uji coba sebelum terjun di Grup E Piala Dunia 2026.

Tim peringkat 82 dunia itu menghadapi tantangan masif karena tergabung dengan rival-rival kuat, yakni Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.