TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan petugas Lapas menggelar penggeledahan di Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Jumat (8/5/2026). Operasi tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada barang terlarang maupun benda berbahaya di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Penggeledahan dilakukan secara acak di sejumlah kamar hunian yang berada di tiga blok berbeda. Selama sekitar dua jam, petugas memeriksa seluruh sudut kamar untuk mencari barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.
Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan narkotika maupun handphone ilegal di dalam kamar warga binaan.
Baca juga: Lapas Bondowoso Geledah Kamar dan Tes Urine 267 Penghuni dan 67 Petugas
“Dari penggeledahan tadi, hasilnya nihil untuk handphone dan narkoba. Petugas hanya menyita beberapa barang yang dinilai berpotensi menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Solichin.
Selain penggeledahan, pihak lapas juga menggelar tes urine sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan dilakukan terhadap 105 warga binaan dan 10 pegawai lapas secara sampling dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi.
Hasil tes menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif narkoba.
Baca juga: Perempuan Muda yang Tertangkap Bawa Sabu di Lapas Banyuwangi, Positif Narkoba
Solichin mengatakan penggeledahan mendadak dan tes urine rutin akan terus dilakukan secara berkala untuk memperkuat pengawasan di dalam lapas.
“Operasi mendadak dan tes urin rutin akan terus diagendakan guna memastikan tidak ada celah bagi barang terlarang masuk ke dalam lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.
Pada hari yang sama, Lapas Banyuwangi juga menggelar Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan di Aula Sahardjo.
Menurut Solichin, ikrar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi dan koordinasi antarpetugas dalam mencegah praktik ilegal di lingkungan lapas.
Baca juga: Idulfitri 1447 Hijriah, Ratusan Warga Binaan Lapas Bondowoso Dapat Remisi, 4 Orang Langsung Bebas
“Langkah-langkah pencegahan sejatinya telah berjalan secara rutin. Namun, melalui ikrar ini, saya meminta seluruh pegawai untuk kembali ‘mengencangkan sabuk’. Ini adalah penegas bahwa kita tidak main-main dalam memerangi praktik-praktik ilegal di dalam Lapas,” katanya.