TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat menggelar Jambore II tahun 2026.
Kegiatan ini berlangsung setelah jeda empat tahun sejak Jambore pertama digelar di Desa Bambanurung pada tahun 2022 silam.
Pantauan Tribun Sulbar, pembukaan Jambore II berlangsung meriah di lapangan Desa Palongaan, Kecamatan Tobadak.
Baca juga: Pedagang Pasar Mamuju Ungkap Stok Ikan Habis Dalam 3 Hari, Jika Tak Laku Diolah Jadi Ikan Asin
Baca juga: UT Majene dan Laboratorium Terpadu Unsulbar Kolaborasi, Kembangkan Soft Skill Hingga PKL Penelitian
Ribuan peserta Pramuka dari berbagai tingkatan hadir menyemarakkan acara dengan kompak mengenakan seragam Pramuka.
Beragam penampilan disuguhkan dalam pembukaan tersebut.
Jambore II ini melibatkan 87 pangkalan dari tingkat Sekolah Dasar (SD) serta 38 pangkalan dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.
Secara keseluruhan, total peserta dan pembina yang mengikuti kegiatan ini mencapai lebih dari 2.000 orang.
Arsal Aras, Bupati Mamuju Tengah menegaskan bahwa pendidikan karakter sangat penting bagi generasi muda.
Sehingga, melalui kegiatan pramuka, ia berharap karakter anak-anak dapat terbentuk dengan baik.
"Utamanya terbentuk karakter kepemimpinan mereka," ujar Arsal Aras mengenakan seragam pramuka lengkap.
Ia juga meminta kepada seluruh peserta Pramuka yang mengikuti perkemahan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.
Sekretaris Panitia Jambore, Febrianto, menjelaskan bahwa Jambore pertama sebelumnya dilaksanakan di Desa Bambanurung.
Sementara Jambore II tahun ini berlangsung pada 8 hingga 12 Mei 2026.
Desa Palongaan dipilih menjadi titik perkemahan dikarenakan posisinya strategis dan memiliki sejumlah fasilitas, termasuk lapangan dan lokasi.
Kegiatan jambore akan dimeriahkan dengan sejumlah perlombaan dan beragam aktivitas kepramukaan.
Tujuannya adalah membentuk karakter peserta melalui kegiatan Pramuka, utamanya dalam hal ketangkasan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai positif lainnya.
Dengan terselenggaranya Jambore II ini, diharapkan generasi muda Mamuju Tengah semakin memiliki jiwa kepemimpinan dan karakter yang kuat untuk masa depan. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah