TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pemain Semen Padang FC, Ripal Wahyudi, menyampaikan permintaan maaf usai Kabau Sirah kalah 0-3 dari Persik Kediri di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Jumat (8/5/2026).
Dalam laga tersebut, Persik Kediri tampil lebih efektif lewat dua gol Jose Enrique dan satu gol tambahan dari A Luna.
Usai pertandingan, Ripal Wahyudi meminta maaf kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat dan suporter Semen Padang FC atas hasil buruk tersebut.
Menurut Ripal, seluruh pemain sebenarnya sudah berusaha keras di lapangan. Namun hasil pertandingan belum berpihak kepada Kabau Sirah.
Baca juga: Persik Kediri Bungkam Semen Padang 3-0, Marcos Reina Torres: Kami Datang untuk Tiga Poin
“Memang ini situasi yang sulit bagi kami semua. Kami sudah berusaha bekerja keras di pertandingan, tapi hasil masih belum berpihak kepada kami,” kata Ripal.
Ia memastikan para pemain akan tetap berjuang pada sisa pertandingan musim ini.
“Kami masih akan berjuang di sisa laga lagi,” ujarnya.
Ripal juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumbar dan para pendukung setia Semen Padang FC.
“Yang paling utama kami memohon maaf kepada seluruh warga Sumbar dan suporter Semen Padang,” tutupnya.(*)
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, juga meminta atas kekalahan skuad Kabau Sirah di kandang sendiri.
Baca juga: Pelatih Semen Padang Minta Maaf Usai Kalah 0-3 dari Persik, Imran Soroti Finishing dan Mental Pemain
Imran mengakui kondisi timnya saat ini sangat sulit. Namun ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang masih mau tampil hingga akhir musim meski Semen Padang sudah dipastikan terdegradasi.
“Yang pertama saya minta maaf atas hasil ini. Memang capek ya kalau kita selalu minta maaf, tapi itu yang harus saya lakukan,” kata Imran.
“Situasi sangat sulit. Tapi bagi saya mereka masih bisa bermain sampai selesai dan habiskan pertandingan terakhir nanti, saya sudah senang banget,” sambungnya.
Imran mengatakan dirinya hanya bisa mengontrol aspek taktikal, evaluasi dan program latihan tim. Namun untuk faktor di luar lapangan, menurutnya tidak sepenuhnya bisa ia kendalikan.
“Saya hanya bisa mengontrol mereka terkait taktikal, evaluasi dan analisa. Tapi di luar itu saya tidak bisa mengontrol,” ujarnya.
Meski kalah telak, Imran tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Semen Padang FC yang dinilainya masih terus berjuang di tengah kondisi tim yang tidak ideal.
“Saya mengapresiasi pemain kita yang mau main dan terus berjuang. Memang tidak sesuai dengan hasil yang kita inginkan,” katanya.
Pelatih asal Maluku itu juga menyoroti buruknya penyelesaian akhir Semen Padang FC yang membuat timnya kembali gagal mencetak gol.
Diketahui, kekalahan dari Persik Kediri membuat Kabau Sirah sudah lima pertandingan beruntun tanpa mencetak gol.
Baca juga: Semen Padang Dibantai Persik Kediri 0-3 di Stadion Haji Agus Salim, Jose Enrique Cetak Brace
“Kita evaluasi pasti. Secara finishing itu kan kita kurang, padahal itu basic. Passing juga basic,” ujar Imran.
Ia menilai apa yang diterapkan saat latihan belum mampu dijalankan maksimal para pemain ketika pertandingan berlangsung.
“Apa yang kita terapkan di latihan berbeda dengan hasil di lapangan,” pungkasnya.(*)