16 Sampel Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara Dibawa ke Mabes Polri, Jenazah Menempel Menyusul
Refly Permana May 08, 2026 10:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumsel di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang sudah memeriksa 17 jenazah korban kecelakaan bus ALS dan truk tangki BBM di Kabupaten Muratara, Sumatra Selatan.

Hingga Jumat (8/5/2026) malam, korban meninggal dunia kecelakaan yang terjadi Rabu (6/5/2026) siang itu berjumlah 18 orang.

Sebanyak 17 orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu korban lainnya sempat menjalani perawatan di RSUD Rupit Muratara.

Karumkit RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang, Kombes Pol. Budi, mengatakan pihaknya menerima 16 kantong jenazah pada Kamis (7/5/2026) pagi.

Baca juga: Breaking News: Jumlah Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah, Ada Dua Jenazah Menempel

Ternyata, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, ada satu kantong yang terdiri dari dua jenazah yang tidak utuh.

"Dari hasil pemeriksaan 16 kantong jenazah yang kita terima kemarin, didapatkan 17 body part atau 17 jenazah dengan keterangan 13 jenazah laki-laki dewasa, tiga jenazah perempuan dewasa, dan satu diduga anak-anak yang belum bisa kita tentukan jenis kelaminnya,” kata dr. Budi saat konferensi pers.

Lanjut dr. Budi, tim juga sempat mendapat informasi ada dua penumpang bus ALS berjenis kelamin laki-laki memakai kalung.

Tetapi, dari hasil pemeriksaan post mortem, ditemukan jenazah yang memakai kalung adalah laki-laki dan perempuan.

"Dari foto korban laki-laki berdasarkan ante mortem ada yang memakai kalung identik. Namun dari foto yang memakai kalung adalah perempuan. Kami tim DVI belum dapat memastikan jenazah tersebut,” tegasnya.

Ditambahkan dr. Budi, hingga saat ini 16 sampel korban telah dikirimkan ke laboratorium Mabes Polri melalui jalur udara.

Hasilnya diperkirakan akan keluar lima hari paling cepat atau bisa dua pekan depan paling lama.

“Untuk kantong jenazah yang isinya ada dua body part, rencana sampel akan kita kirimkan besok pagi, kita susulkan," katanya kembali.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.