WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Orang tua murid Asshodriyah Islamic School (AIS) Bekasi menolak pembangunan lapangan padel yang berada tepat di samping lingkungan sekolah.
Sekolah itu ada di Jalan Caman Raya, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Bentuk nyata penolakan itu dengan membuat petisi yang kini telah ditandatangani lebih dari 2.000 orang.
Satu orang tua murid AIS Bekasi, Moniqe, mengatakan, keberatan utama ialah persoalan kebisingan hingga faktor keselamatan anak-anak selama proses pembangunan berlangsung.
Baca juga: Berdampingan dengan Sekolah, Pembangunan Lapangan Padel di Jatibening Bekasi Ditolak Orang Tua Siswa
"Orang tua murid menolak lapangan padel yang akan mengganggu kebisingan, kami buat petisi penolakan, sudah ada hampir 2 ribu yang tanda tangan," kata Moniqe, Jumat (8/5/2026).
Menurut Moniqe, suara aktivitas pembangunan lapangan padel terdengar hingga masuk ke ruang kelas dan mengganggu proses belajar mengajar.
"Dari proses pembangunannya sudah berisik, belum nanti suara permainannya," ujarnya.
Orang tua siswa juga menyoroti aspek keamanan proyek yang dinilai minim pengamanan.
Baca juga: Pembangunan Lapangan Padel di Sebelah Sekolah Ditolak Ortu Siswa di Bekasi, Distaru Gelar Mediasi
Area pembangunan dinilainya berada sangat dekat dengan lapangan sekolah yang setiap hari dipakai siswa untuk bermain, olahraga, pengajian hingga pelaksanaan upacara.
"Sudah tidak safety, harusnya kalau bangun kan ada jaring pengaman, atau terpal, atau pembatas, kami lihat sampai hari ini nggak ada," jelasnya.
Moniqe mengaku khawatir jika material proyek sewaktu-waktu jatuh dan membahayakan para siswa.
Sebagai bentuk penolakan, para orang tua siswa kemudian memasang spanduk.
Baca juga: Lapangan Padel Dekat Sekolah di Bekasi Timbul Polemik, Pemkot Bekasi Hentikan Sementara Pembangunan
Mereka juga menyuarakan persoalan tersebut melalui media sosial dengan menandai sejumlah pihak terkait.
Orang tua siswa berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi maupun instansi terkait dapat meninjau ulang izin pembangunan lapangan padel tersebut demi keamanan dan kenyamanan siswa saat belajar.
Kepala AIS Bekasi, Ahmad Baidowi, mengatakan, pihak sekolah sejak awal telah menyampaikan keberatan terkait pembangunan lapangan olahraga tersebut
Sekolah khawatir aktivitas di lapangan padel nantinya justru memunculkan kebisingan yang mengganggu konsentrasi siswa saat belajar. (m37)