Dilansir kantor berita AFP, bom itu meledak pada hari Jumat (8/5) waktu setempat. Ledakan bersumber dari sebuah pipa berisi paku, mur, dan baut tersebut terjadi di sebuah sekolah di kota Belford Roxo.
Ledakan melukai murid yang masih berusia antara 13 hingga 15 tahun. Berdasarkan laporan, bom rakitan itu sempat dimainkan oleh seorang siswa.
"Sebuah perangkat peledak dilaporkan meledak di halaman sekolah setelah dimainkan oleh seorang siswa," kata departemen pemadam kebakaran dalam sebuah pernyataan.
Balai Kota Belford Roxo mengatakan beberapa korban dipulangkan ke rumah mereka masing-masing. Kegiatan pembelajaran di sekolah dihentikan sementara imbas ledakan yang terjadi.
"Mengalami luka ringan dan diperkirakan akan dipulangkan dalam beberapa jam ke depan," katanya.
"Kegiatan belajar mengajar telah dihentikan sementara untuk menjamin keselamatan siswa dan staf," imbuhnya.
Pihak balai kota menyatakan bahwa area tersebut telah dipasang garis polisi, sementara polisi militer dan tim penjinak bom melakukan penyelidikan. Situs berita O Globo menyebutkan bahwa perangkat bom tersebut dibawa ke sekolah oleh dua orang siswa.





