Grid.ID - Hari Raya Idul Adha identik dengan melimpahnya daging kurban, baik sapi maupun kambing. Namun, tidak sedikit orang yang masih bingung bagaimana cara mengolah daging agar tetap empuk, lezat, dan bebas bau prengus saat dimasak.
Agar hasil masakan lebih nikmat dan kandungan gizinya tetap terjaga, ada beberapa teknik yang direkomendasikan oleh pakar gizi dan koki profesional. Mulai dari metode memasak hingga penggunaan bahan alami, berikut tips mengolah daging kurban yang bisa Anda coba di rumah.
1. Masak Daging dengan Suhu yang Tepat
Proses memasak ternyata sangat memengaruhi kualitas gizi pada daging. Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, Reisi Nurdiani, menjelaskan bahwa memasak daging dengan suhu tinggi memang dapat mengurangi kadar protein. Meski begitu, protein yang telah mengalami proses denaturasi justru lebih mudah diserap oleh tubuh.
Selain protein, kandungan zat besi dalam daging juga relatif tetap stabil meski dimasak. Karena itu, pengolahan dengan suhu yang tepat tetap penting agar daging matang sempurna sekaligus aman dikonsumsi.
2. Gunakan Teknik Memasak Sesuai Jenis Potongan Daging
Setiap bagian daging memiliki karakteristik berbeda sehingga membutuhkan teknik memasak yang tidak sama.
Untuk bagian daging yang cenderung alot seperti paha atau betis, metode slow cooking sangat dianjurkan. Teknik ini dilakukan dengan memasak daging menggunakan api kecil dalam waktu cukup lama agar seratnya menjadi lunak.
Jika ingin lebih praktis, Anda juga bisa memakai panci presto untuk mempercepat proses pengempukan tanpa mengurangi cita rasa daging.
Sementara itu, bagian daging yang memang sudah empuk seperti tenderloin sebaiknya tidak dimasak terlalu lama karena teksturnya bisa berubah menjadi keras.
3. Manfaatkan Nanas dan Daun Pepaya sebagai Pengempuk Alami
Bahan alami seperti nanas dan daun pepaya dikenal ampuh membantu melembutkan tekstur daging. Daun pepaya mengandung enzim papain yang mampu memecah protein pada serat daging sehingga hasilnya lebih empuk. Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan menghancurkan daun pepaya setengah tua lalu melumurkannya ke permukaan daging beberapa saat sebelum dimasak.
Selain itu, nanas juga bisa menjadi alternatif pengempuk alami berkat kandungan enzim bromelin di dalamnya. Namun, penggunaannya sebaiknya tidak terlalu lama agar tekstur daging tidak terlalu lembek.
4. Coba Teknik Rebus 5-30-7 agar Daging Cepat Empuk
Bagi yang ingin menghemat gas sekaligus waktu memasak, metode rebus 5-30-7 bisa menjadi solusi praktis.
Langkahnya cukup sederhana. Pertama, rebus daging selama lima menit dengan api besar. Setelah itu, matikan api dan biarkan panci tetap tertutup selama 30 menit. Terakhir, rebus kembali selama tujuh menit hingga daging matang dan empuk.
Teknik ini cukup efektif untuk berbagai jenis daging. Namun, untuk daging sapi yang masih sangat segar, hasilnya terkadang belum maksimal karena tekstur daging masih cenderung alot.
5. Hilangkan Bau Prengus dengan Jeruk Nipis dan Rempah
Salah satu tantangan saat mengolah daging kambing adalah bau prengus yang cukup menyengat. Untuk mengatasinya, penggunaan rempah-rempah seperti jahe, serai, ketumbar, hingga daun salam sangat disarankan karena mampu menyamarkan aroma tidak sedap pada daging.
Selain rempah, jeruk nipis juga efektif membantu mengurangi bau prengus sekaligus membuat tekstur daging lebih lembut. Anda cukup melumuri daging dengan air perasan jeruk nipis, lalu diamkan sekitar satu jam sebelum dimasak.
Dengan teknik pengolahan yang tepat, daging kurban bisa diolah menjadi hidangan yang lebih empuk, lezat, dan menggugah selera. Selain meningkatkan cita rasa, cara memasak yang benar juga membantu menjaga kandungan nutrisi pada daging tetap optimal selama Hari Raya Idul Adha.