9 Memi Memperingati Apa, Ada Hari Eropa hingga Rekonsiliasi PBB, Cek Sejarahnya
Vigestha Repit Dwi Yarda May 09, 2026 09:41 AM

BANGKAPOS.COM -- Tanggal 9 Mei 2026 menjadi salah satu momen bersejarah yang diperingati dunia internasional.

Sejumlah peringatan penting pada hari tersebut membawa pesan tentang perdamaian, persatuan, hingga pentingnya menjaga hubungan harmonis antarnegara.

Berbagai momentum internasional yang diperingati setiap 9 Mei juga menjadi pengingat bagi masyarakat dunia akan pentingnya rekonsiliasi serta kerja sama global setelah berbagai konflik besar yang pernah terjadi dalam sejarah.

Baca juga: Rekam Jejak Irjen Pipit Rismanto, Dari Mantan Kapolres Bangka Kini Menjabat Kapolda Jabar

Pada 9 Mei 2026, terdapat dua peringatan internasional utama, yakni Europe Day dan UN Day of Remembrance and Reconciliation for Those Who Lost Their Lives during the Second World War.

Hari Eropa dikenal sebagai simbol persatuan negara-negara Eropa, sedangkan Hari Peringatan dan Rekonsiliasi PBB menjadi momen untuk mengenang korban perang sekaligus mengajak dunia menjaga perdamaian global.

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Hari Eropa

Hari Eropa diperingati setiap tanggal 9 Mei sebagai lambang persatuan dan perdamaian di kawasan Eropa.

Peringatan ini berawal dari Deklarasi Schuman yang disampaikan Menteri Luar Negeri Prancis, Robert Schuman, pada 9 Mei 1950.

Melalui deklarasi tersebut, Schuman mengusulkan penyatuan industri batu bara dan baja antara Prancis dan Jerman Barat. Gagasan itu bertujuan mencegah terjadinya perang di masa mendatang sekaligus menjadi fondasi awal terbentuknya European Union.

Deklarasi Schuman kemudian dianggap sebagai tonggak penting lahirnya kerja sama ekonomi dan politik antarnegara Eropa yang berkembang menjadi Uni Eropa modern.

Hari Eropa kini diperingati sebagai simbol solidaritas, stabilitas, dan kolaborasi antarnegara demi menciptakan perdamaian kawasan.

Berbagai kegiatan seperti seminar, festival budaya, diskusi pendidikan, hingga kampanye tentang demokrasi dan perdamaian biasanya digelar untuk memperingati hari tersebut.

Selain itu, momentum ini juga menegaskan pentingnya dialog internasional dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan global.

2. Hari Peringatan dan Rekonsiliasi PBB

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations menetapkan tanggal 8 dan 9 Mei sebagai Hari Peringatan dan Rekonsiliasi bagi Korban Perang Dunia II.

Peringatan ini ditujukan untuk mengenang jutaan korban jiwa yang meninggal akibat World War II, salah satu konflik terbesar dalam sejarah dunia.

Tak hanya menjadi ajang mengenang para korban, hari tersebut juga membawa pesan penting tentang rekonsiliasi, toleransi, dan pencegahan konflik di masa depan.

Melalui peringatan ini, masyarakat internasional diajak belajar dari sejarah agar tragedi perang tidak kembali terulang.

Nilai-nilai penghormatan terhadap hak asasi manusia, kerja sama internasional, serta penyelesaian konflik secara damai menjadi inti dari peringatan tersebut.

Momentum ini sekaligus mengingatkan bahwa perdamaian dunia hanya dapat terjaga melalui solidaritas, dialog, dan sikap saling menghormati antarbangsa

(Bangkapos.com/Tribun Banten/Tribunnews)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.