TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA — Pertandingan krusial playoff promosi Pegadaian Championship 2025-2026 yang mempertemukan Persipura Jayapura dengan Adhyaksa FC Banten berakhir ricuh.
Kericuhan terjadi di Stadion Lukas Enembe, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Jumat (8/5/2026) malam.
Massa yang kecewa melakukan perusakan fasilitas stadion hingga pembakaran sejumlah kendaraan di luar area pertandingan.
Laga yang dihadiri oleh 35.335 penonton tersebut berjalan dengan tensi tinggi sejak awal.
Sepanjang pertandingan, penonton berulang kali menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan wasit asal Uzbekistan, Asker Nadjfaliev.
Akibatnya, wasit sempat menghentikan laga selama beberapa menit menyusul adanya lemparan botol plastik ke arah lapangan.
Kekecewaan massa memuncak saat peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup.
Baca juga: Sayonara! Persipura Gagal Melenggang ke Kasta Tertinggi
Penonton mulai melemparkan botol mineral, petasan, serta menyalakan kembang api (flare) ke dalam lapangan.
Aparat keamanan harus bersiaga menggunakan tameng guna melindungi pemain Adhyaksa FC dan perangkat pertandingan saat menuju ruang ganti.
Dampak Kericuhan
Sejumlah penonton yang merangsek masuk ke lapangan melakukan perusakan terhadap fasilitas stadion.
Berdasarkan pantauan di lapangan, bangku pemain cadangan lawan dan bangku perangkat pertandingan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Selain itu, kaca-kaca di lorong masuk pemain juga pecah dirusak massa.
Kericuhan juga meluas hingga ke luar stadion.
Massa membakar sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar stadion, termasuk kendaraan operasional milik Polri dari Satuan Brimob dan Polres Jayapura, serta kendaraan milik masyarakat umum.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Cahyo Sukarnito menyatakan bahwa situasi mulai terkendali pada Jumat pukul 23.00 WIT.
"Akibat kericuhan sementara sedang didata. Ada beberapa kendaraan yang dibakar oleh massa, termasuk kendaraan operasional Polri dan milik masyarakat," ujar Cahyo.
Akibat kondisi keamanan yang tidak memungkinkan, sesi konferensi pers usai pertandingan pun ditiadakan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Persipura Kalah, Kericuhan Pecah dan Bintang Kejora Berkibar di Stadion Lukas Enembe
Kegagalan Promosi
Pertandingan ini berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Adhyaksa FC.
Gol tunggal tim tamu dicetak oleh pemain asing Adilson Silva pada menit ke-45+1 memanfaatkan skema serangan balik.
Hasil ini memastikan Adhyaksa FC meraih tiket terakhir promosi ke Super League, menyusul PSS Sleman dan Garudayaksa yang telah lebih dulu lolos.
Sementara itu, bagi Persipura Jayapura, kekalahan ini memaksa mereka bertahan di kasta kedua Liga Indonesia untuk musim keempat secara berturut-turut.
Penantian publik Papua untuk melihat kembali tim berjuluk Mutiara Hitam itu di kasta tertinggi sepak bola nasional masih harus berlanjut.
Sejak terdegradasi pada musim 2021-2022, Persipura masih mengalami kesulitan untuk kembali ke kompetisi kasta teratas. (*)