TRIBUNSTYLE.COM - Musisi Ahmad Dhani akhirnya buka suara menanggapi dampak besar yang dialami putrinya setelah unggahan kontroversialnya.
Bukan hanya dirinya yang menjadi pusat perhatian.
Kini, nama putrinya, Safeea Ahmad, ikut terseret ke dalam pusaran komentar pedas netizen.
Semua bermula setelah Ahmad Dhani mengunggah pernyataan kontroversial mengenai masa lalunya di media sosial.
Sebagai seorang ayah, ia tidak ingin putrinya menghadapi semua tekanan itu sendirian.
Ia sadar, dunia maya bisa menjadi tempat yang sangat kejam.
Karena itulah, Dhani memilih mendekati Safeea dengan cara yang menurutnya paling efektif.
Baca juga: El Rumi Pernah Ungkap Sifat Aneh Ahmad Dhani, Sebut Ayahnya Suka Jika Dibully: Dia Menikmati
"Ya saya sih selalu ngasih pengertian-pengertian, bahwa netizen itu kan macam-macam ya. Ada yang punya adab, ada yang enggak punya adab. Harus dimaklumi kalau ada netizen yang emang pendidikannya rendah," ujar Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Kemang, Rabu (6/5/2026) sore.
Ia tidak hanya berbicara langsung, namun juga mengirimkan pesan panjang melalui WhatsApp.
Bukan tanpa alasan, menurutnya, nasihat dalam bentuk tulisan akan jauh lebih membekas dibandingkan ucapan biasa.
"Kenapa di WA? Karena kalau di WA ini diingat terus. Kalau ngomong verbal biasanya lupa," kata Dhani sembari tertawa dan mengambil ponselnya untuk menunjukkan pesan tersebut.
Sambil tertawa kecil, Ahmad Dhani bahkan sempat menunjukkan isi pesan tersebut dari ponselnya.
Isi pesannya terdengar lugas dan penuh penekanan.
Ia meminta Safeea untuk tidak memedulikan komentar orang-orang yang dianggap tidak memahami fakta sebenarnya.
"Nasihat saya, 'Kamu tahu Ayah barusan jumpa pers, kebenaran itu hanya untuk yang IQ-nya kelas di atas 90. Kamu enggak usah peduli sama yang dungu'," ucap Dhani menirukan isi pesannya kepada Shafeea.
Meski begitu, Dhani tampak yakin dengan cara yang ia pilih untuk menguatkan putrinya.
Ia merasa mental yang kuat adalah bekal penting menghadapi tekanan publik.
Dhani lalu mengaitkan nasihat tersebut dengan perjalanan hidupnya sendiri.
Selama lebih dari dua dekade, ia mengaku kerap menjadi sasaran isu miring dan serangan karakter.
Namun, semua tekanan itu justru membuat dirinya merasa semakin kuat.
"Nasihat saya, 'What doesn't kill you makes you stronger'. Seperti kita tahu, sejak 20 tahun lalu karakter saya berusaha dibunuh terus, tapi saya enggak mati-mati. Akhirnya saya jadi lebih kuat," tegas Dhani.
Dhani memastikan bahwa sejauh ini kondisi mental Safeea tetap baik dan bisa menerima penjelasannya dengan dewasa.
"Baik responsnya. Safeea kan sudah mau dewasa, jadi dia mengerti," pungkasnya.
(TribunStyle.com/Putri Asti)