Produk Unggulan 26 Kecamatan Ditampilkan di Expo PKK Kabupaten Kediri, Ada Kuliner hingga UMKM
Rendy Nicko May 09, 2026 02:49 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri menggelar Expo PKK di kawasan Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang berlangsung selama satu hari itu menjadi bagian dari peringatan puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54.

Expo tersebut menampilkan berbagai produk unggulan dari kader PKK di 26 kecamatan se-Kabupaten Kediri, mulai kuliner khas daerah, produk UMKM, hasil pertanian hingga inovasi pemberdayaan perempuan.

Sejak pagi, area expo dipadati pengunjung yang antusias melihat berbagai stand yang menampilkan potensi unggulan masing-masing wilayah.

Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito dalam sambutannya menyampaikan, tema HKG PKK ke-54 tahun ini adalah “Keluarga Indonesia Berpancasila, Berbudaya dan Berdaya”.

Baca juga: Manten Tebu Tandai Awal Musim Giling 2026, Target Produksi PG Mojopanggung Capai 33.705 Ton Gula

Menurutnya, tema tersebut selaras dengan fokus program PKK yang selama ini menitikberatkan pada penanganan stunting, pemberdayaan perempuan hingga pembinaan karakter keluarga.

"Kalau bicara soal stunting sudah tentu selain para Nakes, Dinkes, DP2KB, ada juga teman-teman PKK yang sudah sangat memahami apa yang terjadi di lapangan," katanya.

Wanita yang akrab disapa Mbak Cicha ini menjelaskan kader PKK menjadi ujung tombak dalam mendampingi ibu hamil, balita hingga mendorong masyarakat aktif datang ke posyandu.

"Tugas kader PKK ini kalau dibilang berat, nggak terlalu berat. Tapi dibilang mudah, ya nggak mudah," imbuhnya.

Mbak Cicha juga memberikan apresiasi kepada seluruh kader PKK desa yang selama ini bekerja secara sukarela demi pemberdayaan keluarga di Kabupaten Kediri.

"Teman-teman kader PKK ini sangat semangat, sangat berdedikasi dan juga keikhlasannya ini luar biasa tanpa batas," ungkapnya.

Selain pemberdayaan keluarga, Expo PKK juga menjadi sarana promosi potensi daerah dan penguatan ekonomi perempuan.

Dalam expo tersebut, berbagai kuliner khas daerah dipamerkan, seperti sego tiwul, sate bekicot, soto Branggahan hingga aneka olahan makanan tradisional lainnya.

"Tujuan kami sederhana, dengan luasnya Kabupaten Kediri yang banyak potensi-potensi yang dimiliki, maka perlu banyak ruang-ruang seperti expo hari ini agar tiap potensi ini bisa dikenal dan dirasakan oleh banyak orang," jelas Mbak Cicha.

Dia juga mengajak seluruh tamu dan kepala OPD untuk ikut berbelanja di stand-stand UMKM yang disiapkan kader PKK.

Baca juga: Fenomena Bunuh Diri di Kediri Jadi Alarm, Psikolog: Banyak Laki-laki Menanggung Tekanan Sendiri

"Mampir ke booth yang ada di belakang, dan semuanya diborong, supaya ibu-ibu ini senyumannya sumeringah semua," ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis 100 paket sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Kediri kepada kader PKK.

Melalui Expo PKK ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap produk UMKM dan potensi lokal dari masing-masing kecamatan semakin dikenal masyarakat luas sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga.

Salah satu peserta expo, Reza Yunita Sari mengatakan stand di Kecamatan Puncu membawa berbagai produk khas hasil karya kader PKK desa.

Menurutnya, ada hasil tanaman hidroponik sayur mayur, keripik bayam, jamu tradisional hingga lontong sayur lodeh khas Kecamatan Puncu.

"Harapannya dengan adanya PKK Expo ini kami juga bisa menawarkan produk kami ke warga masyarakat yang hadir di area Taman Hijau Simpang Lima Gumul ini," jelasnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung asal Kota Kediri, Yuni Lestari, mengaku tertarik dengan ragam kuliner yang dijual di stand expo.

"Tadi makan gado-gado, lodho, enak dan murah," ucapnya.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.