TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Manajer tim Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri, menyatakan menghormati keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI terkait pemindahan pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung ke Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur.
Laga pekan ke-31 Super League tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/5/2026) pukul 16.30 WITA.
Di tengah persaingan ketat menuju papan atas klasemen, Borneo FC sendiri tengah fokus mempersiapkan pertandingan penting menghadapi Bali United yang akan berlangsung di Pulau Dewata, Senin (11/5/2026).
“Kalau Borneo tidak terlibat langsung dalam pengambilan keputusan apa pun. Kami juga statusnya hanya penyewa Stadion Segiri,” ujar Dandri Dauri, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, Borneo FC memilih menghormati seluruh keputusan operator liga dan panitia pelaksana Persija sebagai pihak yang terlibat langsung dalam penentuan venue pertandingan.
Baca juga: Persija vs Persib di Stadion Segiri Samarinda, Pesan Penting Walikota Andi Harun untuk Jakmania
Fokus Hadapi Bali United
Meski Samarinda menjadi sorotan nasional usai ditunjuk sebagai lokasi duel panas Persija kontra Persib, Dandri menegaskan skuad Pesut Etam tetap fokus menghadapi pertandingan mereka sendiri.
Baginya, laga melawan Bali United memiliki arti penting dalam perjuangan Borneo FC menjaga peluang bersaing di papan atas kompetisi.
“Mengingat pertandingan melawan Bali United lebih penting,” katanya.
Namun demikian, Dandri tetap berharap seluruh rangkaian pertandingan Persija kontra Persib dapat berlangsung aman dan tertib.
Sebagai markas kebanggaan masyarakat Samarinda, Stadion Segiri diharapkan tetap terjaga fasilitas dan kondisinya selama digunakan menggelar pertandingan berisiko tinggi tersebut.
Baca juga: Prediksi Skor Persija vs Persib di Stadion Segiri Samarinda, Susunan Pemain dan Head to Head
Dandri meminta semua pihak ikut menjaga keamanan dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan fasilitas stadion.
“Saya hanya titip sebagai warga Samarinda tentu berharap menjaga keamanan. Kedua, fasilitas tolong dijaga, mudah-mudahan tidak ada hal yang membuat kita semua berpikir aneh-aneh,” ucapnya.
Ia menilai citra Samarinda sebagai kota yang nyaman dan aman harus tetap dijaga di tengah tingginya perhatian publik terhadap pertandingan tersebut.
Dinilai Bawa Dampak Positif untuk UMKM
Di balik besarnya tensi pertandingan Persija melawan Persib, Dandri melihat adanya dampak ekonomi positif bagi masyarakat Samarinda, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, pertandingan besar seperti ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dari sektor perdagangan, parkir, hingga perputaran ekonomi di sekitar stadion.
Baca juga: Jelang Persija vs Persib di Samarinda, Walikota Andi Harun Imbau Suporter Jaga Kondusivitas
“UMKM kita tentu pendapatannya bertambah, parkir juga, bahkan Pendapatan Asli Daerah juga bisa meningkat dari tiket,” ujarnya.
Ia berharap perhelatan sepak bola berskala nasional di Samarinda dapat menjadi referensi positif agar kota tersebut semakin dipercaya menjadi tuan rumah berbagai event besar lainnya.
Harapan Borneo FC untuk Stadion Segiri
Dandri juga berharap ke depan Stadion Segiri dapat terus berkembang, terutama jika Borneo FC nantinya mendapat kesempatan tampil di level kompetisi Asia.
Menurutnya, keberadaan event besar dapat menjadi momentum untuk mendorong pembenahan fasilitas stadion bersama pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan tidak hanya ini saja event besar hadir di Stadion Segiri. Apalagi kalau ada rezekinya kita main di Asia, pembenahan tambahan itu juga bisa jadi bahan diskusi dengan pemerintah,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Samarinda memiliki atmosfer kota yang damai, nyaman, dan masyarakat yang ramah sehingga layak menjadi tuan rumah pertandingan besar di Indonesia. (*)