Pasar Pagi Bintara Bekasi Terbakar Dini Hari, Api Lumat 1.500 Meter Area Kios dan Lapak
Budi Sam Law Malau May 09, 2026 05:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Pagi Bintara di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (9/5/2026) dini hari.

Kobaran api yang cepat membesar membuat warga panik dan memicu upaya pemadaman besar-besaran oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 02.35 WIB saat sebagian besar aktivitas pasar sedang sepi.

Baca juga: Cerita Penumpang Lolos dari Maut Saat Bus ALS Terbakar Habis di Sumsel

Dalam waktu singkat, api sudah terlihat membesar di area ruko pasar dan mengancam bangunan lain di sekitarnya.

Komandan Tugas Piket Damkar Kota Bekasi, Yudiman, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat usai menerima laporan dari warga sekitar.

“Awal kejadian pukul 02.35 WIB, unit berangkat pukul 02.37 WIB dan tiba di lokasi pukul 02.43 WIB,” ujar Yudiman dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

Menurut Yudiman, informasi awal diterima setelah Ketua RT setempat, M Hartoni, melihat kobaran api sudah membesar di area pertokoan Pasar Pagi Bintara.

Warga yang khawatir api merembet langsung meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Sesampainya di lokasi, petugas damkar langsung melakukan upaya isolasi titik api agar tidak menjalar ke bangunan lain yang berada sangat berdekatan di area pasar.

Baca juga: Penjaga Rumah Ungkap Kepanikan saat Kebakaran Rumah yang Menewaskan Anggota BPK di Jagakarsa Jaksel

Suasana dini hari yang awalnya tenang berubah menjadi mencekam.

Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi, sementara warga sekitar berusaha menyelamatkan barang dagangan dan memantau proses pemadaman dari kejauhan.

Untuk menjinakkan kobaran api, Disdamkarmat Kota Bekasi mengerahkan tujuh unit armada pemadam dari berbagai sektor.

Armada tersebut terdiri dari dua unit sektor Bekasi Selatan, dua unit dari Markas Komando, satu unit sektor Bekasi Utara, serta dua unit rescue.

Petugas berjibaku selama berjam-jam untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak memicu titik kebakaran baru.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pagi hari.

“Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 06.00 WIB, api dapat dipadamkan dan situasi aman serta terkendali,” jelas Yudiman.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran ini menyebabkan kerusakan cukup besar.

Dari total luas kawasan pasar sekitar 5.000 meter persegi, sedikitnya 1.500 meter persegi area dilaporkan terdampak kebakaran.

Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu area pertokoan pasar.

Namun hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

“Korban jiwa maupun luka tidak ada, namun data sementara mencatat luas area pasar mencapai sekitar 5.000 meter persegi, sementara area yang terbakar diperkirakan mencapai 1.500 meter persegi,” katanya.

Baca juga: Kebakaran di Ruang Kerja Haerul Saleh, Penjaga: Sempat Teriak Minta Tolong

Insiden ini kembali menyoroti kerentanan kawasan pasar tradisional terhadap risiko kebakaran, terutama pada instalasi listrik yang padat dan beroperasi hampir tanpa henti setiap hari.

Warga berharap ada evaluasi serius terkait sistem keamanan dan kelistrikan di kawasan pasar agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Pasar Pagi Bintara sendiri dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan warga Bekasi Barat.

Kebakaran yang terjadi dini hari itu diperkirakan akan berdampak terhadap aktivitas pedagang dalam beberapa hari ke depan.

Petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah kios maupun ruko yang terdampak kebakaran serta menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.