TRIBUNKALTIM.CO - Gula merah atau gula jawa sudah lama dikenal masyarakat Indonesia sebagai pemanis alami dalam berbagai makanan dan minuman tradisional. Bahan ini dibuat dari nira kelapa, yaitu cairan manis yang dihasilkan pohon kelapa.
Selain digunakan untuk campuran rujak, minuman tradisional, dan bumbu masakan, gula merah juga dinilai memiliki kandungan nutrisi yang lebih beragam dibandingkan gula putih biasa.
Gula merah diketahui mengandung sejumlah mineral penting seperti zat besi, zinc, kalsium, dan kalium. Proses pembuatannya yang tidak melalui pemurnian kimia berlebihan membuat kandungan alaminya tetap terjaga.
Meski demikian, konsumsi gula merah tetap perlu dilakukan dalam jumlah wajar karena tetap mengandung gula yang dapat memengaruhi kadar gula darah apabila dikonsumsi berlebihan.
Kandungan kalium dalam gula merah dipercaya membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh sekaligus mendukung proses metabolisme.
Baca juga: 6 Manfaat Konsumsi Kacang Mete Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Jaga Kesehatan Sendi
Selain itu, gula merah juga disebut dapat membantu proses detoksifikasi tubuh sehingga pembakaran kalori menjadi lebih optimal.
Namun, manfaat ini tetap harus dibarengi pola makan sehat dan aktivitas fisik yang cukup agar hasilnya lebih maksimal.
2. Membantu Mencegah Kelelahan
Gula merah mengandung zat besi yang dapat membantu tubuh memproduksi hemoglobin dan mengurangi risiko kelelahan.
Kandungan tersebut juga dinilai dapat membantu menurunkan risiko anemia ringan apabila dikonsumsi bersama makanan bergizi lainnya.
Meski demikian, kebutuhan zat besi harian tetap lebih baik dipenuhi melalui sumber makanan utama seperti daging, ikan, telur, sayuran hijau, tahu, dan tempe.
Baca juga: 5 Manfaat Rutin Minum Air Hangat saat Berbuka Puasa Bagi Kesehatan Tubuh
3. Membantu Membersihkan Darah
Dalam pengobatan tradisional, gula merah dipercaya memiliki efek membantu membersihkan darah dan meningkatkan jumlah hemoglobin.
Konsumsi secara rutin dalam jumlah wajar juga disebut dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh.
4. Menjaga Kesehatan Pernapasan
Beberapa ahli kesehatan tradisional menyebut gula merah dapat membantu mengurangi gangguan pernapasan seperti asma dan bronkitis.
Manfaat ini biasanya diperoleh dengan mengombinasikan gula merah bersama biji wijen atau bahan herbal lainnya.
Meski begitu, penderita gangguan pernapasan tetap disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis untuk penanganan yang tepat.
Baca juga: 3 Manfaat Nyata Donor Darah PWI Kutai Barat di Hari Pers Nasional, akan Kolaborasi Lintas Sektor
5. Membantu Fungsi Sistem Saraf
Kandungan mineral alami dalam gula merah juga dipercaya membantu menjaga fungsi sistem saraf tetap optimal.
Hal ini membuat gula merah kerap dikaitkan dengan upaya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
6. Meredakan Nyeri Sendi
Gula merah juga dikenal dalam pengobatan tradisional sebagai bahan alami untuk membantu mengurangi nyeri sendi.
Beberapa praktisi kesehatan tradisional menyarankan konsumsi gula merah bersama jahe untuk membantu meredakan keluhan tersebut.
Selain itu, campuran susu hangat dan gula merah juga dipercaya membantu memperkuat tulang.
Baca juga: 3 Manfaat Memiliki Pohon di Rumah, Jantung Sehat hingga Tameng Serangan Stres Panas
7. Menjaga Kesehatan Tulang
Kandungan kalsium dan kalium dalam gula merah berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang.
Kalsium dibutuhkan tubuh untuk pembentukan tulang yang sehat, sedangkan kalium membantu mengurangi pembuangan kalsium melalui urine sehingga penyerapannya lebih optimal.
Dengan begitu, kesehatan tulang dapat lebih terjaga dan risiko osteoporosis dapat ditekan.
8. Membantu Mengatasi Gangguan Buang Air Kecil
Gula merah juga dikenal sebagai diuretik alami yang dapat membantu melancarkan buang air kecil.
Karena itu, beberapa ahli kesehatan tradisional merekomendasikan konsumsi gula merah bersama susu hangat untuk membantu mengatasi masalah sulit buang air kecil.
Baca juga: Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh, 6 Manfaat Minum Air Kelapa saat Buka Puasa Bagi Kesehatan
Meski memiliki berbagai manfaat, gula merah tetap termasuk sumber gula yang perlu dikonsumsi secara bijak. Konsumsi berlebihan tetap berisiko meningkatkan kadar gula darah dan memicu masalah kesehatan lainnya.
Karena itu, pola makan seimbang dan gaya hidup sehat tetap menjadi kunci utama menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. (*)