TRIBUNSUMSEL.COM - Sholawat adrikni diambil dari kata adrikni terdapat dalam lafal bacaan sholawat tersebut yang artinya selamatkan aku.
Sholawat adrikni dikenalkan oleh Syekh Hamid Affandi Al-Imadi, seorang ulama asal Syam sekitar abad ke-13 Hijriah atau tahun 1700-an Masehi.
Syekh Hamid Affandi Al-Imadi mendapatkan ajaran sholawat tersebut dari Rasulullah SAW melalui mimpi ulama tersebut.
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدِي يَا رَسُولَ اللَّهِ خُذْ بِيَدِي قَلَّتْ حِيْلَتِي أَدْرِكْني
Latin:
Ashsholaatu was salaamu 'alaika yaa sayyidii yaa rosuulallooh khudz biyadii qollat hiilatii adrikni
Terjemahan:
"Rahmat dan sejahtera semoga melimpah kepadamu, wahai junjunganku Rasulullah, peganglah tanganku, sedikit sekali upayaku, maka temukanlah aku."
Dilansir dari takiasch.com, berikut keutamaan mengamalkan Sholawat Adrikni. Waktu pengalamannya seusai sholat fardhu.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com