TRIBUNSUMSEL.COM -- Istilah kedokteran agak sedikit asing di telinga masyarakat umum. Tak jarang hal ini membuat orang bingung ketika ingin berkonsultasi dengan dokter saat sakit atau cek kesehatan.
Istilah seperti dokter neurologi adalah dokter apa? Atau dokter kardiologi adalah? Apa pula arti dokter onkologi, dokter internis, dokter urologi dan lain-lain.
Berikut penjelasan singkat tentang macam-macam sebutan dokter spesialis. Tribunsumsel.com kutip dari berbagai sumber seperti alodocter dan laman kesehatan lainnya.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah disingkat (Sp.JP) atau biasa disebut dengan kardiologis merupakan dokter yang memiliki kemampuan khusus untuk mendiagnosis dan menangani penyakit pada jantung dan pembuluh darah.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah umumnya dapat menangani berbagai penyakit jantung, seperti aritmia, perikarditis, penyakit katup jantung, gagal jantung, dan serangan jantung. Selain itu, dokter spesialis ini juga bisa menangani berbagai penyakit pembuluh darah, seperti trombosis pembuluh darah, varises, dan penyakit arteri perifer.
Dokter spesialis jantung dan dokter spesialis penyakit dalam sering kali bekerja sama untuk menangani pasien yang menderita gangguan pada jantung dan pembuluh darahnya.
Dokter spesialis bedah saraf
Dokter bedah yang memiliki gelar Sp.BS ini bertugas mendiagnosis serta melakukan tindakan pembedahan terhadap pasien yang mengalami gangguan sistem saraf.
Beberapa jenis penyakit yang dapat ditangani oleh dokter spesialis bedah saraf meliputi saraf terjepit, kelainan bawaan otak dan tulang belakang, cedera kepala, cedera leher dan tulang belakang, aneurisma otak, tumor otak, dan tumor tulang belakang.
Dokter spesialis penyakit dalam (Sp.PD) adalah dokter yang memiliki spesialisasi untuk mendiagnosis dan menangani sejumlah masalah kesehatan yang meliputi semua organ tubuh bagian dalam, baik pada pasien dewasa maupun lansia.
Cabang ilmu penyakit dalam umumnya terbagi menjadi beberapa subspesialisasi (konsultan penyakit). Masing-masing dokter subspesialis penyakit dalam akan menangani berbagai kondisi kesehatan sesuai dengan bidang keilmuannya.
Dokter spesialis urologi (Sp.U) bertugas menangani masalah pada sistem saluran kemih yang terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan saluran kemih. Dokter spesialis urologi juga dapat menangani gangguan pada organ reproduksi pria, seperti penis, testis, dan kelenjar prostat.
Ada beberapa masalah atau penyakit yang umumnya dikonsultasikan kepada dokter spesialis urologi, seperti gangguan buang air kecil, infeksi kandung kemih dan ginjal, urine berdarah, batu ginjal, disfungsi ereksi, pembesaran prostat, kanker ginjal, kanker testis, dan kanker prostat.
Dokter gastroenterologi-hepatologi disingkat (Sp.PD-KGEH) adalah dokter subspesialis penyakit dalam yang secara khusus menangani berbagai gangguan pada saluran pencernaan. Beberapa kondisi yang biasanya ditangani oleh dokter spesialis ini adalah tukak lambung, penyakit asam lambung, sindrom iritasi usus besar, radang pankreas, sirosis hati, serta tumor dan kanker saluran pencernaan.
Dokter dermatologi, atau yang sering kita sebut sebagai Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Sp.KK). Atau dalam gelar terbaru saat ini Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (Sp.DVE) adalah dokter spesialis yang memiliki keahlian medis untuk mendiagnosis dan mengobati berbagai kondisi yang berkaitan dengan tiga area utama: kulit, rambut, dan kuku.
Selain permasalahan kulit seperti jerawat, jamur, dll, dokter dermatologi juga menangani permasalahan rambut dan kuku, hingga kanker kulit. Mereka juga menangani penyakit menular seksual (venereologi) karena manifestasi klinis penyakit tersebut sering kali muncul pertama kali di area kulit atau mukosa.
Dokter spesialis paru Dokter spesialis paru (Sp.P), atau dikenal juga dengan sebutan pulmonolog, merupakan dokter yang ahli dalam menangani penyakit pada saluran pernapasan, mulai dari paru-paru, bronkus, bronkiolus, hingga alveolus.
Beberapa penyakit yang ditangani dokter ini adalah infeksi paru, emboli paru, tuberkulosis paru, fibrosis paru, bronkiektasis, edema paru, dan kanker paru.
Karena gejala yang ditimbulkan akibat penyakit paru-paru dan penyakit jantung hampir sama, tak jarang dokter spesialis paru berkolaborasi dengan dokter spesialis jantung dalam mendiagnosis penyakit.
Dokter spesialis alergi-imunologi disingkat (Sp.PD-KAI) merupakan subspesialis kedokteran penyakit dalam yang memiliki keahlian untuk mendiagnosis atau mengobati berbagai penyakit akibat alergi dan gangguan pada sistem imun.
Dokter spesialis ini umumnya mengatasi sejumlah kondisi medis, seperti rhinitis alergi, asma, konjungtivitis alergi, dermatitis atopik, dan penyakit autoimun.
Dokter spesialis endokrin disingkat(Sp.PD-KEMD) termasuk dalam subspesialis penyakit dalam yang bertugas menangani berbagai gangguan yang berkaitan dengan sistem endokrin (kelenjar) dan kelainan metabolik.
Ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat ditangani, seperti diabetes, gangguan metabolisme, gangguan tiroid, gangguan hormon, kelainan reproduksi terkait gangguan hormon, dan tumor di kelenjar endokrin.
Dokter spesialis ginjal dan hipertensi (Sp.PD-KGH) adalah dokter spesialis penyakit dalam yang secara khusus menangani berbagai masalah kesehatan terkait ginjal dan tekanan darah tinggi.
Terdapat beberapa penyakit yang ditangani oleh dokter spesialis ginjal dan hipertensi, seperti infeksi saluran kemih, hipertensi, batu ginjal, dan gagal ginjal akut atau kronis.
Dokter spesialis bedah onkologi
Dokter spesialis bedah onkologi (Sp.B.Onk) adalah dokter subspesialis bedah yang bertugas untuk mendiagnosis atau mengobati pasien yang menderita kanker. Dokter ini memiliki pengetahuan mendalam tentang berbagai jenis kanker dan metode pengobatannya.
Berdasarkan tindakan pengobatan yang diberikan, dokter spesialis bedah onkologi terbagi menjadi 3 jenis, yaitu onkologi medis, onkologi bedah, dan onkologi radiasi. Dokter ini biasanya juga akan bekerja sama dengan dokter umum dan dokter spesialis lainnya dalam merawat penderita kanker.
Dokter spesialis bedah ortopedi (Sp.BO) atau yang disebut pula dokter spesialis ortopedi dan traumatologi (Sp.OT) memiliki keahlian untuk mengatasi penyakit atau cedera yang berkaitan dengan sistem pergerakan tubuh, seperti otot, jaringan ikat, saraf, tendon, tulang, dan sendi.
Selain ahli dalam menangani kasus cedera berat, dokter spesialis bedah ortopedi juga bisa menangani kasus gangguan sistem pergerakan tubuh akibat kelainan genetik atau cacat bawaan lahir.
Dokter yang khusus menangani kesehatan organ reproduksi wanita, seperti rahim, ovarium, dan vagina.
Masalah yang ditangani misalnya: Gangguan haid; Kista ovarium; Miom; Infeksi organ reproduksi; Konsultasi kesuburan
Biasanya dokter ini juga satu bidang dengan dokter kandungan (Obstetri) sehingga disebut SpOG (Spesialis Obstetri dan Ginekologi).
Psikiater adalah dokter yang menangani kesehatan mental dan gangguan kejiwaan.
Contohnya: Depresi, Gangguan kecemasan, Bipolar, Skizofrenia, Trauma psikologis
Psikiater berbeda dengan psikolog karena psikiater adalah dokter medis dan bisa memberikan obat.
Dokter yang khusus menangani kesehatan bayi, anak, hingga remaja.
Yang ditangani misalnya: Tumbuh kembang anak, Imunisasi, Penyakit infeksi pada anak, Nutrisi anak
Dokter yang fokus pada penyakit hati (liver).
Contohnya: Hepatitis A, B, C, Sirosis hati, Perlemakan hati (fatty liver), Kanker hati
Biasanya hepatologi merupakan bagian dari gastroenterologi.
Dokter spesialis yang menangani kesehatan mata dan penglihatan.
Contoh masalah: Katarak, Glaukoma, Rabun jauh / dekat, Infeksi mata, Operasi mata
Dokter yang menangani kesehatan gigi dan mulut, seperti: Gigi berlubang, Pembersihan karang gigi, Pencabutan gigi, Perawatan saluran akar, Kesehatan gusi
Ada juga spesialis seperti ortodonti (behel) dan bedah mulut.
Keahlian yang dimiliki oleh dokter spesialis ortodonti (Sp.Ort) adalah mendiagnosis serta memperbaiki bentuk gigi dan rahang yang tidak sejajar, misalnya karena jumlah gigi berlebih, cedera gigi, atau kelainan bawaan.
Dokter spesialis ortodonti akan melakukan prosedur memperbaiki letak gigi dan rahang dengan menggunakan kawat gigi dan peralatan retainer korektif. Selain itu, prosedur ini juga bisa memperbaiki fungsi gigi sehingga Anda bisa mengunyah dengan baik.
Sesuai gelarnya, dokter spesialis kandungan dan ginekologi (Sp.OG) memiliki keahlian khusus di 2 bidang, yaitu keahlian seputar kehamilan dan proses melahirkan (obstetri) dan keahlian seputar kesehatan reproduksi (ginekologi).
Bidang obstetri melayani semua hal seputar kehamilan dan melahirkan, baik yang normal maupun yang bermasalah. Sementara itu, bidang ginekologi melayani keluhan terkait kesehatan reproduksi, misalnya masalah menstruasi dan menopause.
Dokter spesialis andrologi (Sp.And) berperan secara khusus dalam mendiagnosis dan mengobati gangguan pada sistem reproduksi pria. Beberapa masalah kesehatan yang ditangani dokter spesialis ini meliputi disfungsi seksual, ejakulasi dini, balanitis, gangguan prostat,gangguan hormon seksual pria, infertilitas pada pria, hingga kanker penis atau kanker prostat.
Dokter spesialis THT (Sp.THT) atau otolaringologis adalah dokter yang memiliki spesialisasi untuk mendiagnosis, menangani, dan merawat penderita gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan.
Masalah kesehatan yang bisa ditangani dokter spesialis THT antara lain adalah radang tenggorokan, radang amandel, sleep apnea, sinusitis, infeksi telinga, hingga tumor di bagian kepala dan leher.
Dokter spesialis bedah mulut (Sp.BM) adalah dokter gigi subspesialis yang memiliki peran untuk menangani penyakit pada mulut, gigi, rahang, dan lidah, melalui tindakan pembedahan atau operasi.
Beberapa masalah kesehatan atau tindakan medis yang umumnya ditangani oleh dokter spesialis bedah mulut adalah kelainan di area mulut dan rahang, abses pada gigi dan mulut, tumor pada gigi, gusi, dan lidah, infeksi mulut, serta operasi rekonstruksi untuk menangani kasus patah tulang rahang dan gigi.
Dokter gigi spesialis penyakit mulut (Sp.PM) bertugas khusus dalam menangani penyakit yang terjadi di gigi dan mulut. Ada berbagai masalah kesehatan yang ditangani, seperti infeksi bakteri gigi dan mulut, sariawan yang parah dan berulang, kanker mulut, kanker lidah, serta gangguan kelenjar ludah.
Dokter spesialis gigi konsultan prostodonsia (Sp.Pros) mempunyai peran dalam perbaikan gigi dan penggantian gigi yang hilang. Dokter gigi spesialis ini dapat melakukan tindakan pemasangan gigi dengan menggunakan gigi palsu, crown gigi, dan implant gigi palsu permanen.
Seorang dokter spesialis periodonsia (Sp.Perio) memiliki keahlian dalam mendiagnosis sekaligus mengobati penyakit pada jaringan gusi dan tulang gigi. Beberapa kondisi yang dapat ditangani konsultan periodonsia adalah gingivitis dan periodontitis.
Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi (Sp.KFR) merupakan dokter yang memiliki keahlian untuk memberikan dan menyusun rangkaian terapi kepada pasien yang fungsi tubuhnya terganggu akibat penyakit atau cedera. Dahulu, dokter spesialis ini juga dikenal sebagai dokter fisioterapi.
Dokter spesialis rehabilitasi medis ini dapat memberikan terapi kepada orang yang memiliki gangguan kognitif, masalah ortopedi, gangguan saraf, mobilitas terbatas, otot yang kaku atau lemah, samoai gangguan berbicara. Tujuannya adalah agar fungsi tubuh bisa kembali seperti semula atau dioptimalkan sebaik mungkin.
Dalam memberikan terapi, dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi umumnya dibantu oleh petugas fisioterapis, terapis wicara, maupun okupasi. Selain memberikan terapi, dokter dengan spesialisasi ini juga meresepkan obat yang dapat membantu proses pemulihan pasien. Namun, petugas fisioterapis, terapis wicara, dan terapis okupasi tidak berwenang dalam meresepkan obat.
Spesialis kedokteran olahraga (Sp.KO) merupakan dokter yang memiliki kompetensi dalam melakukan pencegahan, diagnosis, dan pengobatan cedera maupun penyakit yang berkaitan dengan olahraga. Spesialis kedokteran olahraga biasanya juga termasuk dalam tim medis atlet saat ajang keolahragaan.
Sejumlah tugas yang dilakukan oleh dokter spesialis olahraga adalah mengevaluasi kondisi fisik atlet, memenuhi kebutuhan medis para atlet, melakukan penanganan cedera, dan memberikan konsultasi mengenai pencegahan saat berolahraga.
Dokter spesialis gizi (Sp.GK) berperan penting dalam menangani gangguan kesehatan pasien yang berhubungan dengan gizi serta terapi medis gizi sesuai kondisi kesehatan pasien.
Dokter spesialis gizi memiliki beberapa peran, seperti meninjau status gizi pasien, memberikan pemenuhan kebutuhan gizi pasien, menentukan cara pemberian nutrisi, dan mengevaluasi status gizi pasien secara menyeluruh.
Dalam melakukan tugasnya, dokter spesialis gizi terkadang juga bekerja sama dengan ahli gizi untuk menentukan pola makan yang tepat terhadap pasien yang memiliki kondisi medis tertentu. Namun, ahli gizi tidak memiliki wewenang untuk meresepkan obat kepada pasien. Obat hanya bisa diberikan oleh dokter spesialis gizi.
Demikian Arti Dokter Neurologi, Kardiologi hingga Onkologi, Mengenal Macam-macam Sebutan Dokter Spesialis. Semoga bermanfaat. (lis/berbagai sumber)
Baca juga: Tata Cara Sa’i dalam Ibadah Haji dan Umroh, Hukum, Syarat, Lengkap dengan Bacaan Doanya
Baca juga: Arti Innas Safa Wal Marwata, Kewajiban Sai dalam Ibadah Haji dan Umrah, QS Al Baqarah Ayat 158
Baca juga: Sholat tidak Khusyuk Apakah Sah? Rasulullah Menjawabnya dari Kisah Bersama Sahabat Beliau
Baca juga: Arti Kata Ambigu, Elaborasi, Dikotomi, Entitas, Istilah Bahasa Indonesia Makin Sering Digunakan
Baca juga: Arti Adduau Mukhul Ibadah, Maksud Hadits Doa itu Otak Ibadah, Jangan Lepas dari Doa