IPM Kabupaten Tana Tidung Capai 71,86, BPS Sebut Kualitas Hidup Masyarakat Terus Meningkat
Junisah May 09, 2026 07:37 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk paling sedikit di Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Tana Tidung terus menunjukkan taji dalam berbagai indikator pembangunan. 

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dalam dokumen Tana Tidung Dalam Angka 2026, posisi Bumi Upun Taka sangat kompetitif jika disandingkan dengan kabupaten dan kota tetangga.

Kepala BPS Tana Tidung, Achmad Sani Setiawan atau yang akrab disapa Iwan, menjelaskan membandingkan capaian antarwilayah sangat penting untuk melihat sejauh mana kemajuan pembangunan daerah di tingkat provinsi. Salah satu indikator yang paling menonjol adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"Kualitas hidup masyarakat kita terus menanjak. Jika kita bandingkan di tingkat provinsi, IPM Tana Tidung tahun 2024 mencapai 71,86. Angka ini menempatkan kita di posisi tengah, berada di atas Kabupaten Nunukan yang mencatatkan IPM sebesar 69,87," ujar Iwan kepada TribunKaltara.com Sabtu (9/5/2026).

Baca juga: IPM Tana Tidung Meningkat jadi 71,86, Penduduk Miskin Menurun

Meski demikian, Iwan mengakui Tana Tidung masih memiliki tantangan untuk mengejar Kota Tarakan yang memimpin dengan IPM 78,62, serta Kabupaten Malinau di angka 75,21 dan Bulungan sebesar 74,53.

Namun, tren pertumbuhan IPM Tana Tidung termasuk yang konsisten mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Dari sisi kependudukan, Tana Tidung tetap menjadi wilayah dengan populasi terkecil di Kaltara, berdasarkan proyeksi tahun 2026, jumlah penduduk Tana Tidung tercatat sebesar 29,45 ribu jiwa. 

Angka ini terpaut sangat jauh jika dibandingkan dengan Kota Tarakan yang memiliki penduduk sebanyak 259,34 ribu jiwa atau Kabupaten Nunukan dengan 219,30 ribu jiwa.

"Meskipun penduduk kita paling sedikit, namun dari sisi ekonomi per kapita kita sangat kuat. Nilai PDRB per kapita Tana Tidung tahun 2025 tercatat sebesar Rp 192,13 juta. Ini lebih tinggi dibandingkan beberapa daerah lain, yang menunjukkan bahwa secara statistik, produktivitas rata-rata penduduk kita cukup besar," jelasnya.

Sektor ketenagakerjaan, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Tana Tidung termasuk salah satu yang paling rendah di Kalimantan Utara. 

Baca juga: Tahun 2025 Data BPS Menunjukan IPM Malinau Meningkat Jadi 75,2, Begini Penjelasannnya

"Kita terus berupaya menjaga agar angka pengangguran tetap terkendali. Dengan jumlah angkatan kerja yang mencapai 15.422 orang, daya serap pasar kerja lokal kita masih tergolong sangat baik dibandingkan skala provinsi," tambahnya.

Iwan menekankan data perbandingan antar kabupaten/kota ini bukan bertujuan untuk berkompetisi secara negatif, melainkan sebagai bahan evaluasi dan motivasi bagi pemerintah daerah.

"Melalui potret perbandingan ini, kita bisa melihat kelebihan dan kekurangan kita dibanding daerah tetangga. Harapannya, Tana Tidung bisa terus mengoptimalkan potensi yang ada agar kualitas hidup warga di Bumi Upun Taka tidak kalah dengan mereka yang ada di kota besar," pungkasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.