TRIBUNJATIM.COM - Jose Mourinho berpeluang untuk kembali ke Real Madrid.
Hal ini setelah Real Madrid membuka komunikasi imbas kondisi internal yang kacau.
Terlebih performa tim juga buruk di musim ini.
Xabi Alonso yang pernah melatih berakhir hanya beberapa bulan setelah dimulai.
Baca juga: Xabi Alonso Angkat Kaki, Real Madrid Tunjuk Mantan Rekan Setimnya
Posisinya kemudian digantikan oleh Alvaro Arbeloa yang naik dari tim B klub.
Namun, di bawah Arbeloa, Los Blancos justru berada dalam tekanan besar.
Barcelona bahkan berpeluang memastikan gelar Liga Spanyol saat El Clasico akhir pekan ini di Camp Nou.
Selain itu, suasana ruang ganti Real Madrid juga memanas setelah muncul berbagai laporan mengenai konflik internal antarpemain dan hilangnya kepercayaan terhadap pelatih.
Menurut laporan The Athletic, Presiden Real Madrid Florentino Perez kini melihat Jose Mourinho sebagai sosok ideal untuk membenahi situasi klub.
Pembicaraan bahkan disebut sudah dilakukan bersama agen Mourinho, Jorge Mendes.
Mourinho sendiri saat ini masih menangani Benfica setelah sebelumnya meninggalkan Fenerbahçe.
Meski merasa nyaman di Portugal, Mourinho dikabarkan terbuka untuk kembali ke Real Madrid.
Namun, pelatih asal Portugal tersebut disebut mengajukan sejumlah syarat keras jika ingin kembali ke Bernabeu.
Salah satu tuntutan utamanya adalah kontrak minimal dua tahun serta kendali penuh atas ruang ganti dan skuad.
Mourinho juga disebut tidak ingin ada campur tangan pemain dalam keputusan teknis tim.
Selain itu, Mourinho meminta agar hanya dirinya yang berbicara kepada media sebagai pelatih kepala, sementara klub menunjuk juru bicara lain untuk urusan eksternal.
Ia juga dikabarkan ingin mempertahankan staf pelatih pilihannya sendiri dan meminta perubahan di departemen medis klub setelah banyaknya kasus cedera musim ini.
Tak hanya itu, Jose Mourinho disebut siap mencoret tujuh pemain dari skuad utama karena dianggap tidak masuk dalam rencananya.
Pelatih berusia 63 tahun tersebut juga meminta komunikasi langsung hanya dengan Florentino Perez tanpa melibatkan petinggi lain klub.
Dalam urusan pramusim, Mourinho dikabarkan menolak agenda tur besar ke berbagai negara dan lebih memilih laga uji coba terbatas demi menjaga kondisi fisik serta mental pemain.
Yang paling tegas, pelatih asal Portugal itu disebut menginginkan seluruh tuntutannya dipenuhi sekaligus.
Jika satu saja ditolak, maka peluang kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid dipastikan batal.
Jose Mourinho saat ini tercatat menerima gaji yang jauh lebih kecil dibanding periode pertamanya bersama Real Madrid.
Mourinho diketahui menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Benfica hingga 2027.
Menurut laporan Salari Leaks, pelatih asal Portugal itu menerima bayaran sekitar €3 juta atau setara Rp60 miliar bersih pada musim pertama.
Nominal tersebut kemudian meningkat menjadi €4 juta atau sekitar Rp80,5 miliar pada musim kedua kontraknya.
Jumlah itu menjadi salah satu gaji terendah Mourinho sejak awal karier kepelatihannya, bahkan lebih rendah dibanding saat masih menangani FC Porto.
Angka tersebut juga terpaut sangat jauh dibandingkan masa kejayaannya bersama Real Madrid.
Ketika pertama kali datang ke Santiago Bernabeu pada 2010, Mourinho menerima gaji sekitar €10 juta atau setara Rp201 miliar per musim.
Kemudian, setelah memperpanjang kontrak pada 2012, pendapatannya meningkat drastis menjadi sekitar €16 juta atau setara Rp322 miliar per tahun.
Kontrak baru saat itu berdurasi empat musim.
Meski begitu, hingga kini belum ada kepastian terkait besaran gaji Mourinho jika benar-benar kembali melatih Real Madrid musim depan.
Namun, melihat tren finansial Mourinho saat ini bersama Benfica, nilai kontraknya diperkirakan tidak akan sebesar periode pertamanya di Madrid.
Apalagi, Real Madrid saat ini disebut lebih berhati-hati dalam menyusun struktur gaji, termasuk untuk posisi pelatih.
Jika kembali ke Bernabeu, Mourinho kemungkinan tetap menerima gaji dalam kategori moderat.
Menariknya, gaji Mourinho di Benfica saat ini bahkan masih lebih rendah dibandingkan Xabi Alonso ketika melatih Real Madrid.
Xabi Alonso diketahui menerima bayaran sekitar €9 juta atau setara Rp181 miliar per musim saat menangani Los Blancos.