Makassar (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Papua yang membawahi tiga provinsi baru di daerah itu, membawa jamaah calon haji (JCH) hingga memasuki Asrama Haji Sudiang, Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan.
Kepala Kanwil Kemenhaj Papua Musa Narwawan di Makassar, Sabtu, mengatakan calon haji asal Papua sesuai kuota yakni 933 orang dengan satu kloter awal memasuki pemondokan pada pukul 19.00 Wita.
"Kami di Kanwil Kemenhaj Papua itu membawahi tiga provinsi baru di Papua dan itu semua jamaah calon hajinya itu masih mengikut di kuota Kanwil Kemenhaj Papua," ujarnya.
Sebanyak tiga provinsi di Papua yang di bawah Kanwil Kemenhaj Papua, yakni Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Musa Narwawan mengungkapkan 933 calon haji itu merupakan gabungan dari empat provinsi dan akan terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter).
Ia menyatakan dua kloter itu semuanya diisi penuh oleh JCH asal Papua yakni di kloter 27 dan 29, dan satu kloter lainnya nantinya bergabung dengan Provinsi Sulawesi Selatan di kloter 31.
"Jadi jamaah Papua itu dapat tiga kloter, dua di antaranya kloter penuh asli warga Papua dan satu kloter lagi gabungan dengan warga dari provinsi Sulsel," katanya.
Ia mengatakan per 2025, kuota haji di Provinsi Papua, waktu masih di bawah Kementerian Agama (Kemenag) itu 1.076 calon haji dan setelah terbentuk kementerian khusus haji, kuota menurun menjadi 933 orang
Ia menyatakan pembagian kuota haji disesuaikan dengan jumlah penduduk Muslim yang ada di wilayah.
"Karena skema pembagiannya sebelum Kementerian Haji beralih dari Kemenag, rumus pembagiannya itu seribu per jumlah penduduk Muslim yang ada di wilayah masing-masing," ucapnya.





