TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Audiensi antara Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) bersama Fraksi PKB DPRD Jawa Barat menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi program keumatan dan pemberdayaan masyarakat di Jawa Barat.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh semangat kolaborasi guna membangun program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang sosial, keluarga, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi III dari Dapil Kota/Kabupaten Sukabumi, Hasim Adnan menilai audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara Fraksi PKB dengan organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan.
Menurutnya, kolaborasi antara legislatif dan organisasi masyarakat harus mampu menghadirkan program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Sinergi antara Fraksi PKB Jawa Barat dan LKKNU ini merupakan langkah positif untuk memperkuat program keumatan dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penguatan ketahanan keluarga dan kesejahteraan umat,” ujar Hasim Adnan, Kamis (8/5/2026).
Ia menegaskan, DPRD Jawa Barat melalui fungsi pengawasan dan penganggaran akan terus mendorong program-program sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat bawah.
Hasim juga menilai peran organisasi seperti LKKNU sangat penting dalam membantu pemerintah membangun kualitas sumber daya manusia dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Organisasi keagamaan memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kolaborasi strategis seperti ini harus terus diperkuat agar program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat dan bangsa,” katanya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi awal dari berbagai program bersama yang fokus pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, penguatan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi umat di Jawa Barat.