TRIBUNNEWS.COM - Persis Solo diambang degradasi dari Super League setelah hanya mampu meraih hasil imbang saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-32, Sabtu (9/5/2026) malam WIB.
Berlangsung di Stadion Manahan, duel Persis Solo vs Persebaya berakhir dengan skor imbang 0-0.
Pada laga ini, baik Persis maupun Persebaya sejatinya saling jual beli serangan sepanjang pertandingan.
Terutama tim tuan rumah, Persis bahkan memiliki beberapa peluang emas di mulut gawang Persebaya. Namun penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu gagal mencetak gol hingga akhir laga.
Hasil imbang ini membuat Persis Solo diambang degradasi Liga 1. Kini Zanadin Fariz dkk terdampar di peringkat ke-16 dengan torehan 28 poin dari 32 pertandingan.
Persis kini berselisih tiga poin dari Persijap Jepara yang berada di zona aman dan belum memainkan pertandingan pekan ini.
Adapun Persijap sendiri baru akan melaoni pertandingan pekan ke-32 dengan bertandang ke markas Persita Tangerang, Minggu (10/5) esok.
Jika Persijap mampu meraih tiga poin di markas Persita.
Maka nasib Persis Solo beralih bergantung pada hasil laga antara Bhayangkara FC vs Madura United.
Dan seandainya Madura United juga menang, maka Persis Solo hampir pasti terdegradasi, dikala kompetisi masih menyisakan dua laga sisa.
Jumlah poin Madura United (35 poin) mustahil dikejar Persis.
Sementara, posisi Persijap tidak bisa digoyahkan Persis, karena sekalipun poinnya sama di klasemen akhir, mereka unggul head to head.
Baca juga: Tangisan Persipura Jayapura: Ricuh Suporter Warnai Kegagalan Promosi Liga 1, Sanksi Berat Mengintai
Babak pertama Persis Solo vs Persebaya Surabaya berlangsung sengit dengan kedua tim saling menyerang.
Persebaya tampil menekan sejak awal laga, namun Persis mampu memberikan perlawanan lewat beberapa serangan balik berbahaya.
Persis sempat mendapat peluang melalui sepak pojok dan serangan cepat, namun belum mampu membuahkan gol.
Sementara itu, Persebaya juga beberapa kali mengancam lewat tendangan jarak jauh Mihailo Perovic dan Francisco Rivera, namun berhasil digagalkan kiper Persis, Vukasi Vranes.
Jelang turun minum, kedua tim masih kesulitan memaksimalkan peluang yang didapat.
Skor 0-0 bertahan hingga akhir babak pertama.
Berlangsung pada babak kedua, Persis Solo mencoba meningkatkan tempo permainannya agar mampu pecah telur.
Persis memiliki peluang emas pada menit ke-49 setelah terjadi skrimit di depan kotak penalti.
Sepakan Althaf Indie mampu di blok bek Persebaya, kemudian sempat terjadi kemeluit di depan gawang namun gagal berbuah gol.
Pada menit ke-55, Persis kembali memiliki peluang emas lewat tandukan Bruno Gomes setelah menerima umpan dari lini kedua. Namun masih mampu diantisipasi Andhika Ramadhani.
Hingga menit ke-64, Persis Solo masih kesulitan menembus pertahanan Bajol Ijo. Sebaliknya, Persebaya tampak tidak terlalu terburu-buru melancarkan serangannya di babak kedua ini.
Persebaya sempat memiliki peluang emas pada menit ke-73 lewat aksi tusukan Gali Freitas dari sisi kanan, naman sepakannya masih mampu diblok oleh Luka Dumancic.
Kedua tim dead lock hingga menit-menit akhir, duel Persis Solo vs Persebaya berakhir dengan skot imbang tanpa gol 0-0.
Bukasi Vranes (GK); Luka Dumancic, Kadek Raditya, Dusan Mijic, Dodi Alkvan Djin; Dejan Tumbas, Zanadin Fariz, Miroslav Maricic; Althaf Indie, Bruno Gomes, Roman Paparyga.
Pelatih: Milomir Seslija
Andhika Ramadhani (GK); Risto Mitrevski, Gustavo Fernandes, Koko Ari Araya, Jefferson Silva; Milos Raickovic, Francisco Rivera, Toni Firmansyah; Bruno Moreira, Mihailo Perovic.
Pelatih: Bernardo Tavares
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)