Persib VS Persija, Bojan Hodak: Laga Terbesar di Asia Tenggara, Tak Ada yang Ingin Kalah
Mutiara Suci Erlanti May 10, 2026 07:11 AM

 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Pertandingan besar yang syarat akan gengsi pada Super League Indonesia 2025/2026 antara Persib Bandung menghadapi Persija Jakarta akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Pertandingan klasik ini tentu menjadi laga yang sangat ditunggu-tunggu oleh suporter kedua tim, baik Bobotoh atau The Jak Mania.

Bahkan, laga itu juga dinantikan oleh para pecinta sepak bola di tanah air karena laga ini juga menuju penentuan gelar juara yang menyisakan tiga laga.

Baca juga: Prediksi Skor Persib Bandung Lawan Persija Jakarta, Maung Menang Tipis di Kandang Macan

Menjelang laga tensi sudah mulai memanas, drama terjadi berawal dari perpindahan venue pertandingan.

Awalnya direncanakan di Jakarta International Stadion, lalu SUGBK, dan akhirnya pertandingan digelar di luar Jawa, tepatnya di Samarinda.

Sebelum keberangkatan ke Samarinda kedua tim, mendapat suntikan moral dan motivasi dari para pendukungnya.

Persib mendapatkan suntikan dukungan dari Bobotoh yang memenuhi stadion GBLA, seakan terdapat pertandingan.

Hingga mereka melakukan koreo dengan membuat gambar-gambar pemain hingga pelatih, dan spanduk bertuliskan dukungan.

Para Bobotoh yang hadir pun tak henti meneriakan chant- chant yang diiringi alat musik tabuh, dan perwakilan Bobotoh  menyampaikan langsung harapannya dan dukungan terhadap tim Maung Bandung.

Setelah itu sangat kapten Marc Klok, juga berorasi menjawab apa yang diharapkan Bobotoh, ia menyampaikan mereka akan berjuang untuk meraih kemenangan.

 Meski di Indonesia tak ingin Persib kembali juara tapi timnya akan berusaha dan berjuang untuk bisa meraih gelar juara kembali.

Baca juga: Laga Persib VS Persija di Samarinda Ternyata Jadi Momen Spesial Bagi Adam Alis, Ini Alasannya

Persija pun demikian mereka mendapat suntikan motivasi dari para The Jak Mania yang mendukungnya. Walaupun tak sebanyak Bobotoh yang datang ke Stadion GBLA, dan tak semeriah di Stadion GBLA.

Drama laga big match sudah mulai terasa, saat Klok mengucapkan Bobotoh datang saja sambil bergurau, dan terdapat media nasional yang mengutipnya.

Alhasil pengurus The Jak Mania, melaporkan Klok menudingnya melakukan tindakan provokatif, sebab pendukung tim tamu masih di larang hadir dalam regulasi yang berlaku.

Walaupun Klok sudah melakukan klarifikasi karena ucapannya itu, merupakan gurauan. Tapi pihak The Jak Mania menyebutnya, bercandanya tak tepat.

Sedangkan  menurut  Viking Persib Club selaku komunitas Bobotoh terbesar, hal itu tidak harus dilaporkan karena Klok juga sudah klarifikasi dia bercanda kondisinya lagi santai.

Bobotoh tetap tidak berangkat dan lain sebagainya. Jadi sebenarnya harusnya dibawa secara lebih santai saja.

Sehingga dipastikan laga nanti akan semakin panas, sebab bukan sekedar perebutan poin, dan persaingan jalur juara. Tapi terdapat gengsi yang besar antara kedua klub ini.

Jika melihat lima pertandingan sebelumnya, Persib lebih unggul, di putaran pertama Persib mengalahkan Persija dengan skor 1-0.

Sedangkan di musim lalu, saat Persib bermain tandang berakhir 2-2, dan saat bermain dikandang Persib menang 2-0. Adapun musim sebelumnya, saat Persib bermain di kandang menang 2-1, san saat tandang imbang 1-1.

Di laga ini jika Persib bisa memenangkan Pertandingan maka Persib tetap berada di puncak klasemen dengan poin 75 karena kini memiliki poin 72. 

Jika hasilnya imbang maka Persib memilki poin 73, dan jika kalah tetap memilki poin 72, maka ada kemungkinan bisa tersalip oleh Borneo FC yang ada di posisi kedua karena kini sama memilki poin 72.

Sedangkan untuk Persija masih tetap akan berada di posisi ketiga, baik kalah imbang, atau seri karena memiliki poin 75. Namun, tentu jika Persija mendapat poin penuh akan lebih dekat ke puncak klasemen.

Sehingga pertandingan nanti, akan dipastikan sengit, kedua tim mati-matian untuk meraih kemenangan, disamping membutuhkan poin, juga terdapat gengsi dan rivalitas yang tinggi sejak lama.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengatakan, pertandingan Persib lawan Persija adalah pertandingan derby.

"Ini pertandingan terbesar di Asia Tenggara, jadi dalam pertandingan ini, seperti ini tidak ada tim yang difavoritkan. Tidak ada yang ingin kalah," kata Bojan, menjelang laga di Samarinda, Sabtu (9/5/2026).

Bojan mengatakan, dirinya memperkirakan pertandingan akan sengit, namun ia berharap pada akhirnya timnya bisa pulang dengan hasil positif.

"Ini pertandingan penting bagi kami, ada tiga poin (yang diperebutkan), jadi semua orang tahu ini penting dan semua orang akan mencoba melakukan yang terbaik," kata Bojan.

Untuk menghadapi Persija, Bojan mengaku, pihaknya membawa 23 pemain ke Samarinda.

"Tapi kami punya sepuluh pemain asing, jadi satu orang tidak akan masuk (daftar) pertandingan, jadi kami akan membawa 22 pemain," kata Bojan.

Sebab memang yang dibolehkan dalam regulasi Super League pemain asing yang masuk ke daftar pemain hanya 9 pemain, dan 7 diantaranya bermain secara bersamaan.

Menurut Bojan, semua pemain fit, kecuali Ramon Tanque, Ramon merasa sakit setelah pertandingan terakhir, jadi pihaknya tidak ingin mengambil risiko.

"Pemain harus fit seratus persen, tetapi dia akan siap untuk pertandingan berikutnya. Selain dia, semua orang ada di sini dan mereka siap," kata Bijan

Ketika disinggung pertandingan keluar dari rencana awal jadi, di Samarinda, menurut Bojan, ini agak sedikit aneh.

"Ini agak sedikit aneh, tapi ini bukan keputusan saya, ini mungkin keputusan polisi atau pihak keamanan. Saya pikir keamanan semua orang harus menjadi yang utama, saya tidak bisa melakukan apa pun mengenai hal itu," katanya.

Sedangkan Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengatakan,  ini adalah pertandingan klasik dan semua orang sudah tahu rivalitas yang ada.

"Saya berharap pertandingan di dalam lapangan berjalan dengan baik, para pemain saling menghormati, dan kita benar-benar bisa menyajikan pertandingan sesuai dengan kebesaran kedua tim ini," ujar Souza menjelang laga.

Souza mengatakan, pihaknya hampir tidak memiliki pemain yang absen untuk mengahadapai Persib, sebenarnya ada yang merasakan cedera kemarin dan kemungkinan tidak akan bermain.

"Tapi seperti yang saya katakan, para pemain sangat termotivasi. Ini adalah pertandingan yang benar-benar berbeda, sebuah pertandingan klasik. Kami tahu, kami perlu memberikan kebahagiaan kepada pendukung kami, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk itu," kata Souza.

Persija datang ke Samarinda H-1, menurut Souza, biasanya tidak melakukan OT (Official Training), atau kalaupun melakukannya hanya melakukannya di lapangan sendiri.

"Namun, para pemain perlu mengenali lapangan tempat mereka akan bermain besok. Terlebih karena kita tahu, kondisi lapangannya bukan yang terbaik," ujar dia.

Jadi kata Souza, timnya melakukan latihan yang sangat ringan; apa yang harus dilakukan sudah dilakukan dalam persiapan.

"Ini lebih kepada agar mereka, mengenali rumput tempat mereka akan bermain," tuturnya.

Saat disinggung bermain di tempat tim lain tapi statusnya bermain kandang, Souza mengaku, pihaknya sudah membicarakan tema ini dan pihaknya sangat menyesal tidak bisa bermain di rumah sendiri.

"Tapi kami berterima kasih kepada Borneo, Samarinda karena telah menerima kami. Dan kami siap untuk pertandingan besar, kami sangat percaya diri untuk memberikan permainan yang hebat," ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.