Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Kapten Persib Bandung, Federico Barba, mengungkapkan, timnya datang untuk mendapatkan poin penuh dari Persija Jakarta, pada Super League Indoensia 2025/2026, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).
Pertandingan dua tim besar yang sudah jadi musuh bebuyutan ini, awalnya direncanakan akan digelar di Jakarta, namun akhirnya dengan berbagai pertimbangan dipindahkan ke Samarinda.
Menurut Barba, dalam laga tak ada yang diuntungkan, meski di Samarinda, suporter Persija yang datang lebih sedikit jika dibandingkan di Jakarta.
"Seperti yang pelatih katakan, kami memperkirakan pertandingan yang sengit, dan pastinya akan sulit," ujar Barba, menjelang, laga di Samarinda, Sabtu (9/5/2026).
Namun, Barba mengungkapkan, seperti biasa karena tidak banyak sisa pertandingan, ini menjadi sangat berat bagi semua tim.
Baca juga: Pelatih Persija Sebut Semua Pemainnya Tak Ada yang Absen Lawan Persib Nanti Sore
Sebab memang kini hanya menyisakan tiga laga bagi Persib, melawan Persija, lalu PSM Makassar, dan Persijap Jepara.
"Seperti kata pelatih juga, kami akan berjuang untuk tiga poin, dan kami di sini untuk mendapatkannya," kata pemain asal Italia ini.
Saat disinggung bermain di Samarinda, tidak terlalu banyak suporter Persija, Barba mengatakan, sejujurnya, itu bukan urusannya.
" Jadi, saya pikir tidak ada keuntungan dalam pertandingan ini. Seperti pertandingan lainnya, pertandingan tidak mengenal keuntungan soal stadion," kata Barba.
Jadi Barba menjelaskan, ketika memainkan laga tandang, sejujurnya tidak punya keuntungan karena ini pertandingan yang berbeda.
"Jadi saya pikir tidak ada yang diuntungkan. Mungkin justru lebih baik bermain di sana (Jakarta) demi para penggemar, karena sangat menyenangkan bermain di stadion yang penuh di depan banyak orang," tuturnya.
Namun, kata Barba, ini tidak apa-apa, pihaknya di sini untuk bermain sepakbola.
"Jadi saya tidak mau berpikir terlalu banyak tentang hal-hal seperti itu. Saya hanya ingin memenangkan pertandingan," tegasnya.
Sedangkan Kapten tim Persija Jakarta, Rizky Ridho, Mengaku, timnya sudah melakukan persiapannya untuk pertandingan menghadapi Persib dengan baik, dan timnya juga bertekad meraih kemenangan.
"Kami semuanya sangat siap untuk pertandingan besok (sore ini), kami berharap bisa menjalankan instruksi dari pelatih dengan baik, dan kami akan bekerja mati-matian untuk pertandingan, dan insyaallah kita pulang bawa tiga poin," ujar Rizky.
Menurut Rizky, kedatangan timnya pada H-1 pertandingan itu normal karena rata-rata timnya berangkat H-1.
"Mungkin yang paling jauh di Ternate sama Makassar, kami baru berangkat H-2. Jadi bagi kami pemain itu normal saja," kata dia.
Ketika disinggung statusnya main di kandang, tapi bermain di Samarinda, Rizky mengaku, selama dirinya main di home tak pernah naik pesawat.
"Tapi kali ini saya main home tapi naik pesawat, dan itu bukan sebuah alasan. Kita sudah datang di sini, berarti kita sudah siap untuk pertandingan besok. Balas itu dengan kemenangan," ujarnya.
Meski berlaga di Samarinda, tapi Jak Mania datang ke Samarinda, saat disinggung hal itu, Rizky mengucapkan, rasa terimakasihnya.
"Jakmania selalu ada di mana pun kami bermain, dan saya sangat termotivasi juga tentunya ada dukungan dari Jakmania. Sekarang Jakmania hadir karena memang regulasinya kami main home, dan suporter home emang harus hadir," katan Rizky.
Rizky mengaku, pihaknya sangat senang dengan adanya Jak Mania, pihaknya mendapatkan tenaga tambahan untuk pertandingan nanti.
"Kami harus balas itu dengan kemenangan. Terima kasih," ucapnya.
Dengan demikian pertandingan diprediksi akan sengit dengan tensi yang tinggi, sebab baik pemain Persib atau Persija akan mati-matian untuk bisa mendapatkan poin.
Selain itu juga mereka mempertaruhkan harga diri dalam laga klasik ini, sebab kedua tim ini ingin membahagiakan suporternya dengan kemenangan.(*)