Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Kasus pembunuhan sadis yang menimpa korban Sahila Khairunisa (10) warga Desa Pintu Khimbe, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara meninggalkan luka yang cukup mendalam bagi keluarga korban.
Semenjak kepergian Sahila Khairunisa pada 29 April 2026, keluarga menjadi cemas.
Dan isak tangispun tak terbendung ketika jasad Sahila Khairunisa akhirnya ditemukan tak bernyawa pada 8 Mei 2026.
Tim Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara menemukan jasadnya di sebuah telaga di perkebunan milik masyarakat di Desa Lawe Sempilang, Kecamatan Lawe Alas.
Penemuan jasad Sahila Khairunisa dengan kondisi mengenaskan itu sehingga menyayat hati keluarga yang ditinggalkan.
Apalagi selama ini Sahila Khairunisa tinggal bersama abang, adik, dan neneknya di rumah berkonstruksi kayu atap seng yang kurang layak dihuni.
Namun, rumah itu, kini menjadi ramai dibalut dengan kesedihan yang cukup mendalam pascaduka menyelimuti keluarga Sahila Khairunisa.
Paman korban, Supriadi meminta Polres Aceh Tenggara menangkap pelaku dan dihukum seberat-beratnya karena telah menghilangkan nyawa keponakannya.
"Kami minta kepada aparat kepolisian Polres Aceh Tenggara agar secepatnya menangkap pelaku pembunuhan terhadap keponakan saya Sahila Khairunisa.
Pelaku harus dihukum seberat-beratnya dengan penjara seumur hidup," pinta Supriadi, paman korban yang juga warga Desa Lawe Sempilang, Minggu (10/5/2026).
Ia mengatakan selama ini keponakannya itu tak pernah bermasalah dengan anak-anak seusianya apalagi dengan orang dewasa.
"Sahila Khairunisa anak yang rajin bersekolah, salat dan mengaji. Aku merasa kehilangan sekali cucuku sudah pergi selamanya," timpal Nurizah selaku nenek korban dari ibu kandungnya.
Sementara itu, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri didampingi Kasat Reskrim Iptu Zery Irfan dan Kasat Intelkam, Iptu Zakaria beserta persoel lainnya saat berada di TKP menyisir lokasi pembunuhan Sahila Khairunisa, meminta kepada masyarakat untuk berdoa agar secepatnya pelaku ditangkap. (*)
Baca juga: Bocah Perempuan Ditemukan Meninggal, Bupati Aceh Tenggara Minta Warga Tenang: Kasus Ditangani Polisi
Baca juga: Bocah Perempuan di Aceh Tenggara Ditemukan Meninggal, Tim Forensik RS Bener Meriah Lakukan Autopsi