Keakraban Gubernur dan Wali Kota Gorontalo Warnai Kunjungan Presiden Prabowo di KNMP Leato Selatan
Fadri Kidjab May 10, 2026 05:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Di tengah riuhnya penyambutan Presiden RI Prabowo Subianto di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5/2026), terselip sebuah momen yang menarik perhatian warga.

Momen tersebut terjadi saat Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, tampak berinteraksi hangat di sela-sela kunjungan Presiden.

Peristiwa itu terekam sesaat setelah Prabowo selesai menyalami masyarakat di sisi utara lokasi kegiatan. Presiden kemudian berpindah ke bagian selatan yang telah dipadati oleh para kepala daerah dan pejabat di lingkungan Provinsi Gorontalo.

Setelah menyapa jajaran pejabat, Prabowo berjalan menuju stan mikrofon untuk memberikan sambutan kepada masyarakat. 

Pada saat itulah, Gusnar terlihat mengajak Adhan untuk mendekat ke sisi kiri Presiden.

Dengan senyum khasnya, Pembina Partai Gerindra Gorontalo tersebut mengangguk lalu berjalan beriringan dengan Gusnar. 

Di posisi yang sama, berdiri pula Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono.

Keakraban keduanya menjadi warna tersendiri dalam agenda peresmian KNMP tersebut.

Kehadiran Gusnar dan Adhan di sisi Presiden dinilai sebagai simbol kebersamaan pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda nasional di Gorontalo.

Apalagi, kunjungan Presiden Prabowo ke KNMP Leato Selatan membawa harapan besar terhadap pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di kawasan KNMP sekitar pukul 15.00 WITA dan disambut antusias oleh masyarakat yang telah memadati lokasi sejak pagi hari.

Pantauan TribunGorontalo.com, warga yang hendak memasuki area acara harus menjalani pemeriksaan berlapis oleh aparat keamanan. Meski demikian, semangat masyarakat tetap tinggi demi menyaksikan langsung kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Selain Gubernur dan Wali Kota, sejumlah tokoh penting juga tampak hadir, termasuk mantan Gubernur Gorontalo sekaligus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Fadel Muhammad. 

Baca juga: Tak Sangka Dapat Kaus Prabowo di Gorontalo, Ahmad Alkatiri Kini Koleksi Hadiah dari 2 Presiden RI

Komitmen Presiden Prabowo

PRABOWO - Ratusan nelayan Gorontalo menyimak sambutan Prabowo Subianto di TNMP Leato, Provinsi Gorontalo.
KNMP GORONTALO - Ratusan nelayan Gorontalo menyimak sambutan Prabowo Subianto di TNMP Leato, Provinsi Gorontalo. (TribunGorontalo.com)

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memastikan pemerintah akan membangun sebanyak 1.582 kapal ikan untuk nelayan di seluruh Indonesia pada tahun 2026.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan bantuan kapal tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor perikanan nasional dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Ia menyebut pemerintah ingin nelayan memiliki fasilitas yang memadai agar hasil tangkapan bisa meningkat dan penghasilan masyarakat pesisir ikut bertambah.

Selain bantuan kapal, pemerintah juga mendorong pembentukan koperasi nelayan agar pengelolaan usaha perikanan lebih kuat dan terorganisir.

Menurut Prabowo, koperasi nantinya akan membantu nelayan dalam distribusi hasil tangkapan, penyediaan kebutuhan melaut hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Baca juga: Prabowo Janji Semua Sekolah di Gorontalo Dapat Layar Pintar, Pembelajaran Bisa Dipantau dari Pusat

“Kita harus bantu nelayan kita supaya lebih kuat dan lebih sejahtera,” ujar Prabowo di hadapan warga dan nelayan yang hadir.

Program tersebut juga disebut menjadi bagian dari pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih yang mulai dibangun di sejumlah daerah pesisir Indonesia.

Prabowo menilai sektor kelautan dan perikanan memiliki potensi besar karena Indonesia merupakan negara maritim dengan sumber daya laut yang melimpah.

Kunjungan Presiden ke Gorontalo sendiri dilakukan untuk meresmikan KNMP Leato Selatan yang dipersiapkan menjadi kawasan perikanan terpadu di Provinsi Gorontalo. 

Prabowo: Laut Indonesia Jangan Dikuasai Kapal Asing

Prabowo menyoroti potensi besar sektor kelautan Indonesia yang menurutnya tidak boleh dikuasai oleh pihak asing.

“Laut Indonesia jangan dikuasai kapal asing,” tegas Prabowo di hadapan nelayan dan masyarakat pesisir.

Ia mengatakan pemerintah akan terus memperkuat sektor perikanan nasional melalui pembangunan kapal ikan, pengembangan koperasi nelayan hingga fasilitas pendukung lainnya.

Menurut Prabowo, nelayan Indonesia harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mendapat manfaat utama dari kekayaan laut nasional.

Ia juga menilai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Selain itu, pemerintah disebut akan terus memperkuat infrastruktur perikanan agar hasil tangkapan nelayan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Kunjungan Presiden ke Gorontalo menjadi bagian dari agenda nasional pengembangan kawasan pesisir dan sektor perikanan terpadu di berbagai daerah Indonesia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.