Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pengendara yang melintas di Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, terpaksa mengambil jalan memutar akibat sebuah pohon tumbang hingga melintang di badan jalan, Minggu (10/5/2026).
Peristiwa terjadi di ruas jalan antara RM Kayu dan Kampung Kecil saat hujan mengguyur kawasan tersebut selepas waktu zuhur.
Pohon berdiameter sekitar 1 meter dengan tinggi kurang lebih 10 meter itu roboh perlahan hingga menutup akses kendaraan dari dua arah.
Juru parkir di Kampung Kecil, Dedi Setiadi, mengatakan pohon tumbang sempat menyebabkan kemacetan dari arah Way Halim menuju Jalan Antasari maupun sebaliknya.
“Pohon tumbang di tengah jalan menghalangi lalu lintas hingga sempat membuat kemacetan dari dua arah,” ujar Dedi.
Menurutnya, kondisi akar pohon sudah keropos sehingga tidak mampu menahan beban saat hujan turun. Ia menyebut pohon tersebut diduga merupakan pohon kedondong hutan dengan usia sekitar 20 tahun.
Dedi menuturkan, sejumlah pengendara sempat melakukan pengereman mendadak ketika melihat pohon mulai roboh.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa dalam kejadian tersebut.
“Pengendara yang melihat pohon pelan-pelan ambruk langsung mengerem mendadak. Alhamdulillah tidak ada korban,” katanya.
Akibat pohon yang melintang di badan jalan, kendaraan roda empat tidak dapat melintas dan memilih putar arah.
Sementara pengendara sepeda motor masih bisa melewati bahu jalan dengan hati-hati.
Warga berharap pohon-pohon tua di sepanjang jalan protokol dapat segera diperiksa guna mencegah kejadian serupa, terutama saat musim hujan dan angin kencang melanda wilayah Kota Bandar Lampung.
Sebelumnya, belasan pohon tumbang hingga atap rumah roboh imbas hujan deras disertai angin kencang di wilayah Kota Bandar Lampung, Rabu (29/4/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung Idham Basyar Syahputra mengatakan, peristiwa itu terjadi secara beruntun sejak siang hingga sore hari di sejumlah wilayah.
"Belasan kejadian pohon tumbang dan satu insiden atap rumah roboh akibat hujan deras disertai angin kencang tadi," ujarnya.
Menurut dia, berdasar laporan yang masuk ke BPBD, kejadian pertama sekitar pukul 12.50 WIB di Jalan Wayrarem, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal.
Pohon jenis sebesi dengan diameter sekitar 10 cm tumbang akibat cuaca ekstrem. Tidak berselang lama, pada pukul 13.08 WIB, pohon beringin berdiameter sekitar 80 cm juga tumbang di lokasi yang sama.
Selanjutnya, sekitar pukul 13.42 WIB, pohon ketapang berdiameter 40 cm tumbang di Jalan Ikan Duyung, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras
Insiden ini mengakibatkan kerusakan pada etalase warung makan, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Memasuki sore hari, kejadian serupa terus terjadi di berbagai titik. Di antaranya di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Kupang Raya, serta Jalan Kesehatan Terusan Ir H Juanda, Kelurahan Sumur Batu, di mana pohon tumbang sempat menutup akses jalan.
Insiden yang cukup serius terjadi pada pukul 14.49 WIB di Jalan Slamet Riyadi, Gang Raden Daniel 2, Kelurahan Kupang Raya.
Sebuah pohon besar menimpa rumah warga milik Firmansah dan mengakibatkan satu orang korban luka sedang.
Korban bernama Maruyah mengalami luka di bagian kepala dan tangan, dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Selain itu, pohon tumbang juga dilaporkan menimpa atap pondok pesantren di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling, serta merusak dinding rumah warga di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Kebon Jeruk.
( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )