Analisis Poin Akhir Musim: Persib di Ambang Juara, Nasib Borneo FC Bergantung Langkah Maung Bandung
Muhamad Syarif Abdussalam May 10, 2026 07:48 PM

TRIBUNJABAR.ID, SAMARINDA - Persib Bandung membuka jalan semakin lebar menuju gelar Super League 2025/2026 setelah menaklukkan Persija Jakarta dalam duel panas pekan ke-32.

Maung Bandung berhasil membawa pulang kemenangan 2-1 saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 10 Mei 2026.

Tambahan tiga poin itu membuat posisi Persib Bandung makin sulit digeser dari pucuk klasemen. Tim asuhan Bojan Hodak kini mengoleksi 75 poin dan berdiri kokoh di urutan pertama.

Di sisi lain, hasil negatif tersebut sekaligus memupus harapan Persija Jakarta untuk ikut bertarung dalam perebutan gelar juara Super League musim ini.

Secara matematis, Macan Kemayoran sudah tidak mungkin lagi mengejar raihan poin Persib Bandung hingga kompetisi selesai.

Sekalipun Persija Jakarta berhasil menyapu bersih dua pertandingan tersisa dan Persib Bandung mengalami kekalahan beruntun sampai akhir musim, tim ibu kota tetap tak mampu melampaui perolehan poin rivalnya tersebut.

Persija Jakarta maksimal hanya akan mengakhiri musim dengan 71 poin apabila memenangkan seluruh laga sisa.

Jumlah itu tetap berada di bawah koleksi Persib Bandung yang kini telah mengantongi 75 angka.

Hasil pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung juga ikut memengaruhi peluang Borneo FC dalam perebutan gelar.

Saat ini Borneo FC masih menempel di posisi kedua klasemen Super League 2025/2026 dengan raihan 72 poin.

Pesut Etam sebenarnya berada dalam situasi menguntungkan apabila Persija Jakarta mampu menahan atau mengalahkan Persib Bandung.

Pasalnya, peluang Borneo FC untuk merebut puncak klasemen terbuka andai skenario tersebut terjadi.

Terlebih lagi, Borneo FC diketahui belum menjalani pertandingan pekan ke-32.

Apabila mampu meraih kemenangan pada laga pekan ke-32 dan Persib Bandung terpeleset, Mariano Peralta dan kolega berpotensi mengambil alih posisi teratas klasemen.

Namun kondisi itu gagal terjadi setelah Persib Bandung justru sukses menundukkan Persija Jakarta.

Kini Borneo FC dituntut meraih kemenangan beruntun pada sisa pertandingan apabila ingin menjaga peluang juara.

Meski begitu, kemenangan saja belum cukup bagi Pesut Etam.

Borneo FC juga harus berharap Persib Bandung kehilangan poin dalam dua pertandingan tersisa.

Sebab, apabila kedua tim nantinya finis dengan jumlah poin sama, Borneo FC kalah head to head dari Persib Bandung.

PERSIB bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Persija Jakarta 2-1 pada babak pertama pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/26 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu, 10 Mei 2026. Persija unggul terlebih dahulu melalui gol Alaaeddine Ajarie menit 19. Namun, Adam Alis mencetak dua gol balasan pada menit 28 dan 38.
PERSIB bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Persija Jakarta 2-1 pada babak pertama pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/26 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu, 10 Mei 2026. Persija unggul terlebih dahulu melalui gol Alaaeddine Ajarie menit 19. Namun, Adam Alis mencetak dua gol balasan pada menit 28 dan 38. (Dok. Persib)

Jalannya Pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung

Babak Pertama

Persija Jakarta langsung mengawali laga dengan tekanan sejak menit awal pertandingan.

Pada menit keenam, Eksel Runtukahu sempat memperoleh peluang di dalam kotak penalti Persib Bandung.

Akan tetapi, upaya Eksel Runtukahu berhasil dihentikan para pemain Persib Bandung yang menutup ruang tembaknya.

Sepanjang 10 menit awal babak pertama, Persija Jakarta tampil dominan dan terus menggempur lini pertahanan Persib Bandung.

Setelah tekanan awal tersebut, permainan Persib Bandung perlahan mulai berkembang dan mampu menembus pertahanan lawan.

Memasuki menit ke-16, Allano Lima mencoba peruntungan melalui tendangan akrobatik setelah menerima umpan lambung dari Alaaeddine Ajaraie.

Namun bola hasil sepakan Allano Lima melambung jauh di atas mistar gawang Persib Bandung.

Persija Jakarta akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-20 lewat aksi Alaaeddine Ajaraie.

Gol itu tercipta setelah Alaaeddine Ajaraie melakukan aksi individu dan melewati penjagaan Kakang Rudianto sebelum menaklukkan Teja Paku Alam.

Selepas gol tersebut, kubu Persib Bandung sempat melancarkan protes kepada wasit.

Pemain Persib Bandung menilai Teja Paku Alam mengalami gangguan sebelum proses gol terjadi.

Meski demikian, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Persib Bandung berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28.

Adam Alis memanfaatkan kesalahan Van Basty sebelum melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Persija Jakarta.

Tak berhenti sampai di situ, Adam Alis kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-36.

Ia lolos dari jebakan offside dan memenangkan duel sprint melawan Dony Tri Pamungkas setelah menerima umpan terobosan Thom Haye.

Setelah berhasil lepas dari kawalan, Adam Alis sukses menjebol gawang Carlos Eduardo untuk membawa Persib Bandung berbalik unggul.

Menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-45, Allano Lima kembali mengancam lewat tendangan jarak jauh.

Namun upayanya melenceng dari sasaran karena mendapat gangguan dari lini belakang Persib Bandung.

Laga panas bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung semakin memanas setelah Persib berhasil menaikkan kedudukan menjadi 2-1 pada babak pertama di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026).(Pandawa Borniat/kompas.com)
Laga panas bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung semakin memanas setelah Persib berhasil menaikkan kedudukan menjadi 2-1 pada babak pertama di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026).(Pandawa Borniat/kompas.com) (Kompas.com)

Babak Kedua

Persija Jakarta mendapat kerugian pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-47.

Salah satu asisten Mauricio Souza, yakni Caito Vito, menerima kartu merah akibat melakukan protes berlebihan kepada wasit.

Kejadian tersebut bermula setelah Luciano Guaycochea melakukan pelanggaran keras terhadap Rayhan Hannan di sisi lapangan dekat bench Persija Jakarta.

Pada menit ke-50, wasit sempat berkomunikasi dengan perangkat VAR terkait pelanggaran Luciano Guaycochea kepada Rayhan Hannan.

Dalam tayangan ulang, Luciano Guaycochea terlihat menginjak kaki Rayhan Hannan.

Namun keputusan wasit tidak berubah dan Luciano Guaycochea tetap hanya diganjar kartu kuning.

Persija Jakarta kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-53.

Alaaeddine Ajaraie menerima bola daerah dari Allano Lima di dalam kotak penalti Persib Bandung sebelum melepaskan tembakan langsung ke arah gawang.

Akan tetapi, Teja Paku Alam berhasil mengamankan peluang tersebut.

Lima menit berselang, Allano Lima kembali mencoba melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Namun sepakan kerasnya masih melenceng jauh dari sasaran.

Pada menit ke-59, wasit kembali meninjau VAR untuk melihat pelanggaran Frans Putros terhadap Allano Lima.

Dalam tayangan ulang terlihat Frans Putros menekan tubuh Allano Lima hingga terjatuh.

Pada momen yang sama, Bojan Hodak juga menerima kartu kuning akibat melakukan protes keras kepada wasit.

Meski telah melihat tayangan ulang, wasit hanya memberikan teguran kepada Frans Putros.

Teja Paku Alam kembali menunjukkan penyelamatan penting pada menit ke-71.

Kiper Persib Bandung itu sukses menangkap tendangan bebas Fabio Calonego yang mengarah ke gawang.

Persija Jakarta memperoleh tendangan bebas dekat kotak penalti Persib Bandung pada menit ke-72 setelah Allano Lima dilanggar.

Di tengah situasi tersebut, Layvin Kurzawa yang baru masuk pada menit ke-62 justru mengalami cedera.

Layvin Kurzawa akhirnya ditarik keluar pada menit ke-80 dan digantikan oleh Dedi Kusnandar.

Sementara itu, Fabio Calonego yang dipercaya menjadi algojo tendangan bebas gagal memaksimalkan peluang.

Teja Paku Alam kembali tampil gemilang pada menit ke-82 setelah menepis tendangan pemain Persija Jakarta.

Menjelang akhir pertandingan, tepatnya menit ke-88, Allano Lima hampir mendapatkan peluang emas melalui bola liar di kotak penalti Persib Bandung.

Namun Teja Paku Alam bergerak lebih cepat untuk mengamankan bola tersebut.

Persija Jakarta terus melancarkan serangan bertubi-tubi sepanjang tambahan waktu babak kedua.

Sayangnya, seluruh peluang yang didapat gagal dikonversi menjadi gol penyama kedudukan.

NOBAR PERSIB - Ribuan bobotoh saat nobar Persib Bandung vs Persija di The Park Jabar, Minggu (10/5/2026). Tribun Jabar/Hilman Kamaludin.
NOBAR PERSIB - Ribuan bobotoh saat nobar Persib Bandung vs Persija di The Park Jabar, Minggu (10/5/2026). Tribun Jabar/Hilman Kamaludin. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Susunan Pemain Persija Jakarta Vs Persib Bandung

Persija Jakarta

Starter: Carlos Eduardo, Bruno Paraiba, Dony Tri Pamungkas, Paulo Ricardo, Rizky Ridho (C), Fabio Calonego, Rayhan Hannan, Van Basty Sousa, Alaaeddine Ajaraie, Allano Lima, dan Eksel Runtukahu.

Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Dia Syayid, Arlyansyah Abdulmanan, Aditya Warman, Thales Lira, Jordi Amat, Mauro Zijlstra, Cyrus Margono, Shayne Pattynama, Fajar Fathurrahman, dan Witan Sulaeman.

Persib Bandung

Starter: Teja Paku Alam, Federico Barba (C), Frans Putros, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Adam Alis, Luciano Guaycochea, Thom Haye, Andrew Jung, Berguinho, dan Uilliam Barros.

Cadangan: Dedi Kusnandar, Fitrah Maulana, Robi Darwis, Eliano Reijnders, Dion Markx, Sergio Castel, Layvin Kurzawa, Saddil Ramdani, Beckham Putra, Marc Klok, dan Alfeandra Dewangga.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.