Persija Takluk 1-2 dari Persib, Mauricio Souza Sebut Persija Tetap Bermain Lebih Baik
Hasiolan Eko P Gultom May 10, 2026 09:30 PM

Persija Takluk 1-2 dari Persib, Mauricio Souza Tetap Sebut Persija Bermain Lebih Baik

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persija Jakarta harus mengakui kedigdayaan Persib Bandung setelah takluk dengan skor 1-2 dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia si Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).

Kekalahan ini sekaligus menutup peluang Macan Kemayoran dalam perburuan gelar juara musim ini, sementara Persib semakin dekat menuju tangga juara.

Baca juga: Adam Alis Jadi Pahlawan Persib: Mantan Pemain yang Jadi Bumerang Bagi Persija 

Persija sebenarnya sempat unggul lebih dahulu melalui aksi winger lincah mereka, Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-19.

Namun, Persib mampu bangkit lewat dua gol Adam Alis masing-masing pada menit ke-28 dan 37 yang membalikkan keadaan menjadi 2-1 hingga laga usai.

Meski gagal meraih poin, pelatih Persija Mauricio Souza menilai timnya tampil lebih baik dibandingkan lawan.

Menurutnya, hasil akhir tidak mencerminkan jalannya pertandingan di lapangan.

“Permainan kami hari ini sebenarnya lebih baik daripada Persib. Saya tidak akan menganalisis hasil pertandingan ini, tetapi bagaimana jalannya pertandingan. Semua orang bisa melihat hasil akhirnya. Sejak menit pertama, kami mencari kemenangan,” ujar Mauricio usai pertandingan.

Pelatih asal Brasil itu menegaskan Persija tampil dominan dalam penguasaan bola dan penciptaan peluang.

Ia menyebut timnya menghasilkan 19 peluang, sementara Persib hanya memiliki tujuh kesempatan.

“Tentu saja, statistik menunjukkan kami lebih baik. Karena itu, seharusnya kami bisa memenangkan pertandingan ini. Yang terpenting, kami harus membuat tim bermain seperti hari ini: tim yang berani, bermain dengan bola sepanjang waktu, dan menciptakan banyak peluang,” katanya.

Kendati demikian, Mauricio mengakui timnya masih memiliki kekurangan dalam memaksimalkan peluang yang tercipta.

Ia menyebut sejumlah kesalahan menjadi faktor utama kegagalan Persija mengamankan hasil positif.

“Tentu saja kami tidak puas dengan hasil ini. Kami tidak ingin hanya menang dalam statistik, tetapi statistik menunjukkan kerja keras kami. Sayangnya, kami melakukan kesalahan pada momen yang seharusnya tidak boleh terjadi,” bebernya.

Peforma Lebih Baik Meski Kalah

Mauricio juga membantah anggapan bahwa timnya tampil buruk.

Menurutnya, Persija justru memperlihatkan performa yang lebih baik dibanding lawannya.

“Saya tidak akan mengatakan bahwa tim kami bermain buruk. Justru sebaliknya, tim kami jauh lebih baik daripada lawan,” tegas Mauricio.

Senada dengan Mauricio, pemain Persija, Fabio Calonego juga menilai timnya menunjukkan performa lebih baik.

Namun, ia mengakui efektivitas menjadi pembeda utama dalam pertandingan.

“Saya setuju dengan apa yang dikatakan coach. Kami sudah menunjukkan di pertandingan bahwa kami bermain lebih baik. Namun, sepak bola tidak selalu seperti itu. Tim yang bermain lebih baik tidak selalu menang,” ujar Fabio.

Menurut Fabio, lemahnya penyelesaian akhir membuat Persija gagal mengonversi peluang menjadi gol tambahan.

“Kami menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol, tetapi tidak cukup efektif dalam penyelesaian akhir. Itu yang menjadi penyebab kekalahan kami. Kami harus tetap mengangkat kepala dan bekerja keras lagi,” pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.