TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Semarang-Kendal, tepatnya di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo depan Halte BRT Randugarut, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 12.15 WIB.
Sebuah truk light truk bak kayu diduga hilang kendali sebelum menghantam halte BRT dan menabrak truk tronton boks yang sedang parkir di tepi jalan.
Baca juga: Identitas Korban Kecelakaan Beruntun Truk Koperasi Merah Putih di Brebes, 1 Tewas 5 Luka
Akibat kejadian itu, seorang kernet meninggal di lokasi kejadian dengan luka berat pada bagian perut.
Kasubnit I Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra menjelaskan, kecelakaan bermula saat kendaraan Isuzu light truck bak kayu warna biru melaju dari arah barat atau Pasar Mangkang menuju timur ke arah Jrakah.
Truk tersebut dikemudikan Adi S (49), warga Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga tidak dapat dikendalikan.
“Diduga pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, kemudian kendaraan oleng ke kiri,” jelas Iptu Novita, Minggu malam.
Truk lalu menghantam halte BRT Randugarut yang berada di sisi kiri jalan.
Benturan keras belum berhenti, kendaraan kemudian kembali melaju dan menghantam truk Isuzu tronton boks milik Rapi Trans Logistik yang saat itu sedang berhenti parkir menghadap ke arah timur.
Truk tronton tersebut dikemudikan Erik AS (45), warga Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur.
Kecelakaan itu menyebabkan kernet light truck bernama M Alamsyah (50), warga Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban mengalami luka terbuka pada bagian perut dan kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Dr Kariadi Semarang.
Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Karambol 5 Kendaraan, 4 Orang Tewas Akibat Truk Diduga Rem Blong
Sementara sopir light truk, Adi S, mengalami luka ringan berupa patah pada kaki kiri dan menjalani perawatan di RS Samsoe Hidajat Semarang.
Petugas Satlantas Polrestabes Semarang telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan di jalur nasional tersebut. (rez)