Santriwati Korban Pelecehan Oknum Kiai Hingga Voral Ditemui Hotman Paris,  Inilah Pahlawannya!
Alfred Dama May 10, 2026 11:19 PM

 

POS-KUPANG.COM -- Sejumlah Santriwati yang menjadi korban peleceghan oknum kiai higga geger seantro negeri mendapat perhatian dari pengacara kondang, Hotman Paris .

Aksi Hotman Paris temui sosok santriwati korban pelecehan kiai pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah banjir sorotan. Pelaku sendiri diketahui bernama Asyhari (51) yang sempat buron.

Mulanya, Hotman mengatakan perjuangan korban yang dari Pati datang ke Jakarta untuk bertemu langsung dengan dirinya. Dimana korban sudah melapor sejak bulan Juni 2024.

“Ternyata dia (korban) sudah melaporkan kasus pelecehan ini sejak Juni 2024,” kata Hotman Paris dikutip Grid.ID dari postingan akun Instagram @hotmanparisofficial, Sabtu (9/5/2026).

Baca juga: Hotman Paris Sebut Hakim Sudah Adil  Saat Vonis Nikita Mirzani 4 Tahun Penjara,  Ini Alasannya

Di momen itu, Hotman Paris temui sosok santriwati korban pelecehan yang disebutnya sebagai pahlawan.

“Jadi, inilah pahlawannya. Dia lah yang membuat kasus ini jadi meledak, bahkan sampai pimpinan DPR, Wakil Presiden, juga sudah menyoroti kasus ini,” ucap Hotman yang duduk di samping santri itu.

Hotman Paris juga berharap korban tidak mencabut laporannya agar ratusan santri lainnya bisa terselamatkan. Pengacara kondang itu bahkan sampai mencolek Menteri HAM, Natalius Pigai.

“Datang jauh-jauh dari Pati menuju ibu kota untuk memperjuangkan hak asasinya. Halo Bapak Menteri Hak Asasi Manusia, di mana kau?” tandas Hotman Paris.

Sementara itu, sebelum Hotman Paris temui sosok santriwati korban pelecehan, pelaku berhasil dibekuk polisi usai kabur hingga ke lima kota.

Yakni mulai dari Kudus, Bogor, Jakarta, Solo hingga Wonogiri. Pelaku sendiri diketahui bernama Asyhari. Dimana sebelumnya ia dijadikan tersangka kasus dugaan pencabulan puluhan santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Dan sempat menjadi buronan selama beberapa hari. Usut punya usut, pelarian sang kiai resmi berakhir usai ia ditangkap setelah bersembunyi di Petilasan Eyang Gunungsari, Kabupaten Wonogiri, Kamis (7/5/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Penangkapan tersebut juga sudah dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama.

“Berhasil ditemukan di Wonogiri, di Petilasan Eyang Gunungsari,” ujar Dika dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

Sebelum Hotman Paris temui santriwati, pelaku Asyhari rupanya sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 28 April 2026 lalu. Namun siapa sangka, sang kiai memilih untuk melarikan diri. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.