Ketua LMA Lanny Jaya Minta Bantuan Pemeritah Cari 28 Orang Hilang di Kali Uwe
Marius Frisson Yewun May 11, 2026 10:29 AM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Lanny Jaya, Tias Urnom Kogoya meminta dukungan pemerintah kabupaten dan Provinsi Papua Pegunungan untuk mencari 28 dari 37 warganya yang terjatuh di Jembatan Kali Uwe, Jayawijaya beberapa waktu lalu.

Berdasarkan keterangannya, total korban diperkirakan mencapai 37 orang. Dari jumlah tersebut, baru 9 jenazah yang berhasil ditemukan dan dievakuasi, sementara 28 orang lainnya diduga kuat masih berada di dalam air Kali Uwe.

"Kami meminta bapak bupati, wakil, serta Kapolres Wamena (Jayawijaya) dan jajaran TNI untuk melakukan pencarian bersama-sama di Kali. Kami juga meminta perhatian serius dari bapak gubernur. Masalah ini jangan dianggap remeh, ini nyawa masyarakat kami," tegasnya usai rapat mendadak di ruang kerja Wabup Jayawijaya, Minggu (10/5/2026) malam.

Baca juga: KPK dan BPK Perintahkan BPKAD Biak Tarik 45 Kendaraan Dinas Dari Pensiunan

Dia menekankan bahwa LMA telah berkoordinasi dengan pihak pemerintah agar aksi pencarian gabungan skala besar dilakukan mulai besok pagi.

Dirinya juga meminta kepada masyarakat atau kelompok yang bertikai dengan mereka, untuk memberikan ruang agar pencarian sanak saudara yang terjatuh di Kali Uwe bisa berjalan lancar tanpa adanya gangguan. 

Karena menurutnya banyak anak dan istri korban yang sedang menanti kabar di pinggir sungai dalam keadaan trauma dan duka yang mendalam.

Oleh karena itu dia menegaskan bahwa jika terdapat kerumunan masyarakat di sekitaran Wouma, itu bertujuan murni untuk mencari jenazah, bukan untuk melakukan aksi anarkis atau gangguan keamanan.

"Kami dari LMA bekerja sama dengan pemerintah. Besok kita semua harus turun ke Kali. Masyarakat kami masih ada di dalam air, kami harus temukan mereka," tutupnya.

Baca juga: 700 Personel Kawal 2 Massa Bertolak Belakang yang Hendak Bertemu di DPR Papua Tengah

Untuk diketahui bahwa sebelumnya terjadi konflik antarwarga Wouma bersama Kurima melawan Lanny Jaya, berlangsung di sekitaran Distrik Wouma Kabupaten Jayawijaya. Puluhan korban hilang ini dikabarkan terjatuh di jembatan yang melintasi Distrik Wouma sehingga jika tidak diinformasikan dengan baik, maka pihak Wouma dan Kurima akan menduga pencarian korban jatuh, sebagai bagian dari upaya penyerangan Lanny terhadap mereka.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.