Kabar Terkini Pasutri Korban Selamat Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Kembali Jalani Operasi
Refly Permana May 11, 2026 04:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Ngadiono dan Jumiatun adalah pasangan suami istri yang selamat setelah bus ALS yang mereka tumpangi terbakar di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, pada 6 Mei 2026 siang.

Kecelakaan akibat tabrakan bus ALS dengan truk tangki BBM itu menyebabkan 18 orang meninggal dunia. 

Kondisi pasangan tersebut cukup memprihatinkan karena menderita luka bakar lebih dari 50 persen.

Sempat dirawat di RSUD Rupit Muratara, keduanya dirujuk ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang pada waktu berbeda. 

Baca juga: Kecelakaan Bus ALS di Muratara Disorot DPR, Komisi V Pertanyakan Izin Bus dan Jalan Rusak

Senin (11/5/2026), keduanya kembali menjalani operasi debridement, yaitu prosedur untuk mengangkat jaringan kulit mati, rusak, atau terinfeksi akibat luka bakar. 

Operasi dilakukan untuk membersihkan luka, mencegah infeksi, membuang benda asing, dan mempercepat penyembuhan.

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang Kombes Pol dr. Budi Susanto menjelaskan, operasi akan dilakukan beberapa kali secara berkala. 

"Tujuannya membersihkan luka, mencegah infeksi lebih lanjut, membuang benda asing, serta mempercepat proses penyembuhan dengan menyisakan jaringan sehat," jelasnya.

Ngadiono mengalami luka bakar 50–60 persen, sedangkan Jumiatun 70–80 persen. 

Keduanya juga didiagnosis mengalami trauma inhalasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.