Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Penjualan hewan kurban di Sriwijaya Farm yang berlokasi di Dusun Cibodas, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Pemilik Sriwijaya Farm, H. Yasmin Sambas mengatakan, jumlah penjualan tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun kemarin kami menyiapkan sekitar 30 ekor dan yang terjual sekitar 27 ekor. Sekarang ada sekitar 40 ekor dan 33 di antaranya sudah layak kurban baik dari segi umur maupun kesehatan,” ujarnya saat ditemui di area kandang sapi Sriwijaya Farm, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, dari total 40 ekor sapi yang tersedia, tujuh ekor lainnya memang belum memenuhi syarat umur untuk kurban sehingga tidak dijual tahun ini dan akan dipelihara kembali hingga tahun depan.
Baca juga: Disnakkan Ciamis Pastikan Hewan Kurban Sehat Jelang Iduladha 2026, Stok Sapi Aman dan Bebas PMK
Menurutnya, meningkatnya penjualan tidak lepas dari kepercayaan konsumen terhadap kualitas hewan kurban yang dijual di Sriwijaya Farm.
“Kami tidak menjual kucing dalam karung. Para pembeli dari DKM atau perorangan bisa melihat langsung kondisi sapi di sini. Kami juga punya timbangan elektrik sehingga berat sapi bisa dicek langsung,” katanya.
Selain itu, kondisi kesehatan hewan juga rutin dipantau bersama Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis melalui pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi.
“Alhamdulillah hewan di sini terus dipantau oleh dinas dari segi kesehatan, termasuk vaksinasinya,” ujarnya.
Hari ini, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan hean kurban di lokasi tersebut.
Hasilnya 33 sapi dinyatakn sehat dan cukup umur juga tidak cacat jadi layak untuk disembelih saat Iduladha nanti.
Sementara untuk tujuh sapi tercatat sehat namun masih belum cukup umur sehingga belum layak untuk disembelih saat Iduladha tahun ini.
Adapun harga sapi di Sriwijaya Farm bervariasi mulai Rp23 juta hingga Rp35 juta per ekor tergantung ukuran dan jenis sapi.
Ia menyebutkan, pemasaran hewan kurban dari Sriwijaya Farm kini tidak hanya untuk wilayah Ciamis dan Tasikmalaya, tetapi juga sudah menjangkau Jakarta dan Bekasi.
“Kami sudah mengirim ke luar daerah seperti Jakarta dan Bekasi. Karena ini usaha keluarga, pemasaran juga dibantu keluarga yang ada di sana,” jelasnya.
Untuk menjaga kondisi hewan selama pengiriman, Sriwijaya Farm juga menyediakan armada truk sendiri lengkap dengan kebutuhan pakan dan air minum selama perjalanan.
Jenis sapi yang tersedia di Sriwijaya Farm di antaranya sapi Limousin, Simmental dan sapi PO.
Sementara sapi Madura untuk sementara tidak didatangkan sebagai langkah antisipasi terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK).(*)