BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) kembali melakukan sosialisasi terkait perlindungan perempuan dan anak.
Kali ini agenda tersebut dilaksanakan DPPKBPPPA menyasar orang tua wali murid kelas IV, V, dan VI dari SDN 3 Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar.
Dalam pelaksanaanya sosialisasi diisi oleh Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena sebagai narasumber.
Kepala DPPKBPPPA Bangka Tengah, Wiwik Susanti menyampaikan, sosialisasi yang dilakukan kepada para ayah atau laki-laki agar lebih meningkatkan perannya dalam keluarga.
Menurutnya langkah ini diambil sebagai salah satu upaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan serta kekerasan seksual pada anak.
“Pertama, laki-laki adalah pelopor bukan terlapor, artinya ayah harus menjadi orang pertama yang menghentikan siklus kekerasan di lingkungannya. Kedua, edukasi emosi, yaitu jangan ragu menunjukkan kasih sayang karena ketegasan tidak harus dengan kekerasan dan wibawa tidak dibangun di atas rasa takut," ujar Wiwik dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Senin (6/5/2026).
"Ketiga, kemitraan sejajar, yakni menjadikan istri sebagai mitra dalam membangun rumah tangga yang harmonis,” tambahnya.
Dikatakan Wiwik, Pemkab Bangka Tengah berkomitmen penuh untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Meski begitu ia menerangkan jika pemerintah tidak tidak dapat bekerja sendiri, sehingga membutuhkan peran aktif para ayah dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman.
“Kami membutuhkan tangan-tangan dingin para ayah untuk memastikan setiap anak di Kabupaten Bangka Tengah tumbuh dengan rasa aman dan setiap perempuan dihargai martabatnya,” pungkasnya.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)