TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Diiringi rintikan hujan, rekonstruksi kejadian pembunuhan di Pinang Merah yang menewaskan korban Indra Kesuma (41) dipenuhi air mata.
Selain istri dan anak korban, tersangka RS juga tak kuasa menahan air matanya saat mulai mengulang rekonstruksi saat dia menusuk tubuh korban dengan senjat tajam.
Awalnya RS dan DH tampak lancar memperagakan seluruh reka adegan.
Namun, saat harus mengulang adegan penusukan kepada korban Indra Kesuma. RS terlihat lebih emosional.
Saat istri korban mengatakan "Kau dak mikir anak-anaknyo," kata Nia istri korban.
Ditengah rekonstruksi RS mendadak emosional dan menangis hingga menghentakan kepalanya ke tanah.
Melihat kejadian tersebut, Kapolsek Kota Baru Kompol Helrawaty Siregar langsung sepontan menenangkan tersangka.
Untuk diketahui, Polsek Kota Baru menggelar rekonstruksi peristiwa berdarah di Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo yang terjadi pada Minggu 26 April 2026 lalu.
Diketahui kejadian bermula dari cek cok anak-anak hingga akhirnya orang tua salah satu remaja BM datang ke rumah korban dan terjadi adu mulut.
Setelah kejadian, dua orang tersangka yakni RS dan DH yang diketahui merupakan paman korban mendatangi rumah korban dan terjadilah pengeroyokan dan penusukan kepada korban Indra Kesuma hingga ia akhirnya meregang nyawa. (Tribunjambi.com/ Srituti Apriliani Putri)
Baca juga: Anak Korban Pembunuhan di Pinang Merah Jambi Menangis saat Rekonstruksi