Tugu Pengantin di Seluma Kini Berganti Nama Jadi Bundaran Serasan Seijoan
Ricky Jenihansen May 11, 2026 08:54 PM

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma resmi mengganti nama ikon Tugu Pengantin yang berada di Simpang Enam Tais, Kelurahan Talang Saling, menjadi Bundaran Serasan Seijoan.

Perubahan nama tersebut dilakukan karena nama Tugu Pengantin dinilai tidak memiliki keterkaitan langsung dengan identitas maupun filosofi Kabupaten Seluma.

Sedangkan nama Bundaran Serasan Seijoan dianggap lebih mencerminkan motto dan semangat daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Seluma, Deddy Ramdhani mengatakan, pergantian nama itu telah diputuskan pemerintah daerah sebagai bagian dari penataan identitas daerah dan ikon perkotaan di Kabupaten Seluma.

“Secara resmi sekarang namanya menjadi Bundaran Serasan Seijoan. Nama ini lebih sesuai dengan motto Kabupaten Seluma,” kata Deddy Ramdhani dikonfirmasi Senin (11/5/2026).

Dijelaskan Sekda, selama ini masyarakat lebih mengenal ikon tersebut dengan sebutan Tugu Pengantin.

Padahal sejak dibangun pada tahun 2017 lalu, nama tersebut belum pernah ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Seluma.

Karena itu, Pemkab Seluma melakukan penetapan nama baru yang akan disahkan secara administratif dan dilengkapi dengan dokumen resmi pemerintah.

“Nama Tugu Pengantin itu sebenarnya hanya sebutan masyarakat karena ada patung pengantin di atas tugu tersebut. Namun ini belum pernah ada penetapan resmi dari pemerintah sejak tugu itu dibangun,” jelas Sekda.

Lanjut Deddy, nama Bundaran Serasan Seijoan dipilih karena selaras dengan motto Kabupaten Seluma yang selama ini dikenal masyarakat.

Selain itu, nama tersebut juga diharapkan mampu memperkuat identitas daerah dan kekompakan masyarakat.

“Kalau Serasan Seijoan ini memang sudah menjadi identitas Kabupaten Seluma. Jadi lebih tepat dijadikan nama ikon bundaran di Simpang 6 ini,” sampainya.

Selain penggantian nama, pemerintah daerah juga berencana melakukan penataan kawasan Bundaran Serasan Seijoan agar terlihat lebih rapi dan representatif sebagai salah satu ikon pusat Kota Tais.

Kawasan Simpang Enam Tais sendiri menjadi salah satu titik strategis karena berada di jalur utama lintas barat Sumatera.

Lokasi tersebut juga sering dijadikan pusat kegiatan masyarakat maupun titik kumpul berbagai agenda pemerintahan dan kemasyarakatan.

Pemkab Seluma berharap perubahan nama tersebut dapat diterima masyarakat dan menjadi simbol persatuan serta semangat pembangunan daerah sesuai dengan makna Serasan Seijoan.

“Nama Bundaran Serasan Seijoan ini akan dipatenkan secara resmi dengan dokumen pemerintah agar memiliki legalitas yang jelas,” pungkas Deddy.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.