30 Calon Taruna-taruni Akpol Masuk Seleksi CAT dan PMK, Libatkan Pengawas Internal dan Eksternal
Mesya Marasabessy May 11, 2026 09:48 PM

 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Proses seleksi calon Taruna-taruni Akademik Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 memasuki tahapan lanjutan. 

Yaitu pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Uji Asesmen Mental Ideologi dan Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) di SMA Negeri 2 Ambon, pada (11/5/2026). 

Sebanyak 30 calon siswa Taruna dan Taruni Akpol mengikuti tahapan seleksi ini sesuai dengan mekanisme dan standar yang ditetapkan panitia pusat dan daerah. 

Tahapan CAT dan PMK dilakukan untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul, profesional dan berintegritas. 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., selaku Ketua Bidang CAT Asesmen Mental Ideologi dan PMK. 

Didampingi Karo SDM Polda Maluku selaku Ketua Panitia Daerah serta tim pengawas internal dan eksternal.

Kabid Propam, dalam arahannya mengatakan tahapan ini untuk membentuk calon perwira Polri yang cerdas secara akademik dan tangguh secara fisik. 

Seleksi ini lanjutnya untuk memastikan calon perwira Polri memiliki integritas, dan loyalitas yang kuat kepada Negara. 

“Seleksi ini menjadi bagian dari upaya Polri membangun SDM unggul menuju Polri Presisi. Kami ingin memastikan bahwa calon perwira yang terpilih nantinya benar-benar memiliki integritas, loyalitas kepada NKRI, serta kepribadian yang baik,” tegas Kombes Pol. Indera Gunawan.

Baca juga: Kasus Kredit Fiktif BRI Unit Pasahari Terus Disidik, Kejari Malteng Periksa Ratusan Saksi

Baca juga: Perpustakaan Keliling Jangkau Sekolah di Seram Utara Barat, Disambut Antusias Para Siswa

Demi menciptakan SDM unggul itu, tahapan seleksi ini dilakukan dengan pengawasan internal. 

Hal ini untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif, profesional dan bebas praktik yang menciderai prinsip rekrutmen Polri yang bersih. 

“Kami tidak memberikan ruang terhadap praktik kecurangan, titipan, maupun intervensi dalam bentuk apa pun. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan hasil yang diperoleh secara objektif,” tandasnya. 

Transparansi Proses Seleksi Calon Perwira Akpol

Dalam memastikan proses seleksi transparansi dan akuntabilitas, sejumlah pengawas internal dan eksternal pun dilibatkan. 

Pengawas Internal berasal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku. Sedangkan eksternal dari Pranata Laboratorium Pendidikan Politeknik Negeri Ambon. 

Proses Seleksi Berpedoman Prinsip BETAH

Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi selaku Ketua Panitia Daerah, mengatakan proses ini berpedoman pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta sistem clear and clean.

“Polda Maluku berkomitmen menghadirkan proses seleksi yang transparan dan akuntabel untuk melahirkan calon-calon perwira Polri yang profesional, humanis, dan mampu menjawab tantangan tugas kepolisian ke depan,” ungkapnya.

Ditegaskannya, untuk menciptakan SDM Polri yang Presisi harus melalui proses rekruitmen, sehingga bibir unggul dapat dilahirkan.

Hingga kegiatan berakhir, pelaksanaan seleksi di SMA Negeri 2 Ambon berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.