Penyeimbang Lini Tengah, Yachida, Kadek Agung dan Receveur, Kreator Sekaligus Pemutus Serangan Lawan
Anak Agung Seri Kusniarti May 11, 2026 10:40 PM

TRIBUN-BALI.COM – Penampilan trio lini tengah Bali United di kompetisi Super League 2025/2026 mulai menunjukkan kekompakannya. 

Ya, di sektor lini tengah pelatih Johnny Jansen jika ditelisik lebih dalam beberapa duel terakhir acapkali menurunkan Teppei Yachida, Kadek Agung Widnyana Putra, dengan Tim Receveur. 

Diturunkannya ketiga pemain kunci ini menjadi salah satu kunci bagi racikan Johnny Jansen untuk menjaga kedalaman lini tengah baik ketika melakukan serangan maupun transisi ke mode pertahanan. 

Teppei Yachida yang punya naluri menyerang sebagai attacking midfielder (AM) merupakan motor serangan bagi lini tengah Serdadu Tridatu.

Pemain asal Jepang yang dikenal punya skill dan daya jelajah tinggi ke lini pertahanan lawan ini dikenal sebagai sosok pekerja keras. 

Baca juga: ATASI Scam & Penipuan Keuangan, OJK Perkuat Kerjasama Indonesia-Australia, Simak Selengkapnya!

Baca juga: KASUS Hanta Virus, Warga Jembrana Jangan Panik, Minimalisir Perkembangan Hewan Pengerat di Rumah!

Kemampuannya membaca dan membawa bola sering kali menjadi kunci permainan tim. Tak mengherankan sejak didatangkan sejak paruh kedua musim kompetisi Super League, Teppei Yachida telah membukukan 14 penampilan, mencetak 5 gol, dan 3 asis. 

Tak hanya Yachida, Bali United juga memiliki pemain tengah lokal berkualitas yang bertalenta. Ya, dialah Kadek Agung. Pemain jebolan akademi sendiri yang saat ini menjadi penyeimbang permainan di lini tengah Bali United. 

Di musim ini saja, Kadek Agung telah mencatatkan penampilannya sebanyak 28 kali di Super League 2025/2026. Playmaker asal Luwus, Tabanan ini, sudah membukukan 3 gol dan 1 asis bagi Serdadu Tridatu. 

Kadek Agung dikenal sebagai salah satu pemain yang kalem namun eksplosif. Dia punya skill dribbling bola dan jeli dalam memberikan umpan kunci. Tak hanya itu, gelandang berusia 27 tahun tersebut juga dikenal punya sepakan keras terarah. 

Selain Kadek, lini tengah bertahan Bali United dihuni oleh gelandang jangkung asal Belanda, Tim Receveur. Kendati di usianya yang sudah tidak muda lagi, yakni 34 tahun, Receveur menjadi salah satu pemain andalan Johnny Jansen di sektor gelandang bertahan. 

Peran yang dimainkannya cukup vital. Membantu tim ketika melakukan serangan dan berubah ke mode pertahanan seketika saat timnya diserang. Bersama Teppei Yachida, Kadek Agung, Receveur menjadi pelengkap dalam memperkuat lini tengah Serdadu Tridatu. 

Sejak didatangkan pada awal musim ini, bekas pemain klub Eredivisie, Almere City ini telah mencatatkan 29 penampilan bersama Bali United. Tidak hanya itu saja, pemain jangkung berpostur 1,82 meter ini telah membukukan 2 gol dan 2 asis di musim ini. 

Penampilan ketiganya menjadi andalan bagi Johnny Jansen di lini tengah yang gemar menurunkan skema 4-3-3. Hal ini terlihat pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 lalu, saat Bali United menghajar Malut United lewat skor 4-1. 

Kemudian berlanjut di pekan ke-29 saat Bali United melakukan laga away ke markas Persita yang sukses mengamankan kemenangan tipis 0-1. 

Trio lini tengah Johnny Jansen inipun melanjutkan tren positifnya saat Bali United menumbangkan PSM Makassar 2-0 di pekan ke-30. Sayangnya, tren positif ketiganya terhenti saat melakoni laga pekan ke-31 melawan tuan rumah Madura United, di mana Serdadu Tridatu menyerah lewat skor 2-0. 

Namun, secara statistik penampilan ketiga gelandang Bali United tersebut menunjukkan kemajuan yang signifikan. Menit bermain dan jam terbang bakal memperkaya ketiga pemain tersebut menjadi tulang punggung permainan tim di kemudian hari. (uci) 

Maksimalkan Laga Sisa

Di penghujung akhir musim kompetisi Super League 2025/2026, Bali United saat ini masih terjebak di posisi papan tengah klasemen sementara. Pasukan Johnny Jansen bakal dihadapkan dengan dua laga sisa di Super League. 

Selain menghadapi laga pekan ke-32 kontra Borneo FC, Bali United juga sudah dinanti laga lain yang tak kalah krusialnya. Yakni, melawan Bhayangkara FC di pekan ke-33 dan Dewa United di pekan ke-34. 

Bali United mau tidak mau kini harus fokus dan memaksimalkan laga sisa untuk memburu poin demi memperbaiki posisi mereka di klasemen Super League musim ini.

Oleh sebab itu, penampilan skuad Bali United harus solid termasuk trio gelandang andalan Serdadu Tridatu, Teppei Yachida, Kadek Agung, dan Tim Receveur. (uci) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.