Dari 155 Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu Selatan, 14 Hampir Rampung
Ricky Jenihansen May 11, 2026 08:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bengkulu Selatan mulai menunjukkan perkembangan signifikan.

Dari total 155 koperasi yang direncanakan dibangun di wilayah tersebut, sebanyak 44 KDMP kini telah memasuki tahap pembangunan.

Bahkan, 14 di antaranya sudah mencapai progres antara 70 hingga 100 persen dan segera rampung.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bengkulu Selatan, Dwi Prian Dona mengatakan, percepatan pembangunan koperasi terus dilakukan agar dapat segera beroperasi dan mendukung perekonomian masyarakat desa.

“Untuk progres pembangunan saat ini sudah ada 44 KDMP yang berjalan dari total 155 koperasi. Dari jumlah itu, 14 koperasi progresnya sudah mencapai 70 sampai 100 persen,” ujar Dwi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (11/5/2026).

Jadwal Launching Belum Diketahui

Lanjut Dwi, meskipun sebagian koperasi sudah selesai dan sebagian lainnya masuk tahap finishing, pihaknya mengaku belum menerima informasi resmi terkait jadwal launching atau peluncuran Koperasi Desa Merah Putih, baik dari kementerian maupun instansi terkait lainnya.

“Untuk launching sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi resmi dari kementerian ataupun pihak terkait,” jelas Dwi.

Akan Lakukan Rapat Koordinasi

Dwi menambahkan, dalam minggu ini pemerintah daerah akan mengikuti rapat koordinasi bersama kementerian guna membahas perkembangan program tersebut.

Berdasarkan informasi sementara, setelah rapat koordinasi akan ditentukan jadwal launching secara nasional.

“Informasinya ada sekitar 5.000 koperasi di seluruh Indonesia yang sudah siap operasional,” tambah Dwi.

Kendala Pembangunan Ada pada Lahan

Selain itu, Dwi mengatakan hingga kini belum ada laporan resmi mengenai hambatan teknis di lapangan, baik dari sisi pelaksanaan maupun tenaga ahli.

Namun secara umum, persoalan lahan masih menjadi tantangan utama di sejumlah wilayah.

“Kalau kendala secara teknis belum ada laporan kepada kami, biasanya yang menjadi hambatan itu soal lahan,” jelas Dwi.

Diketahui, program Koperasi Desa Merah Putih di Bengkulu Selatan mencakup 142 desa dan 11 kelurahan dengan total 155 koperasi yang direncanakan dibangun.

Namun untuk wilayah kelurahan, pembangunan masih belum berjalan karena terkendala ketersediaan lahan.

“Saat ini yang sudah berprogres baru desa, sementara untuk kelurahan masih terkendala lahan,” kata Dwi.

Adapun luas bangunan Koperasi Desa Merah Putih yang direncanakan rata-rata mencapai sekitar 30 x 20 meter.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, pemerintah daerah berharap seluruh KDMP di Bengkulu Selatan dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa maupun kelurahan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.